Mesjid Imam Lapeo Akan Dijadikan Wisata Religi, Ini Pesan Wakapolri

Minggu, 8 April 2018 - 08:56 WIB

FAJAR.CO.ID, POLMAN — Sebanyak  800 ribu masjid di Indonesia akan dikelolah untuk dijadikan sebagai wisata religi. Salah satunya masjid  Masjid Nurul Taubah atau yang lebih akrab disebut Masjid Lapeo di Desa Lepeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polman.

Hal itu diungkapkan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Syafruddin berkunjung ke Masjid Nurul Taubah  di Desa Lepeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polman, Sabtu 7 April.

Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia mengatakan, di Indonesia ada 800 ribu masjid yang akan dikelolah untuk dijadikan sebagai wisata religi, untuk sulbar Masjid Lapeo menjadi salah satu sampel untuk di budidayakan.

“Mudah-mudahan Masjid kita bisa menjadi wisata religi yang terawat dan mewujudkan generasi-generasi Islami dan memakmurkan Masjid. Mari kita bersama-sama ramaikan masjid sejauh apapun masjidnya pasti bisa dijangkau. Tetapi bila hatinya yang jauh dari masjid sedekat apapun akan sulit dijangkau,” kata pria asli Sulbar itu.

Dalam kunjungannya,  didampingu Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar, M.Si dan sejumlah pejabat TNI dan pemerintahan. Kunjungannya perwira tinggi berpangkat tiga bintang  dalam rangka tatap muka dan silaturahmi dengan warga Desa Lapeo. Saat tiba, pria  asli putra asli Mandar tersebut, disambut dengan pengalungan surban dan pemasangan peci oleh perwakilan pengurus Masjid Imam Lapeo.

Tak hanya itu, Wakapolri dan Kapolda serta rombongan lainnya juga menyempatkan untuk menziarahi Makam Imam Lapeo yang berada di pekarangan Masjid. Wakapolri mengatakan, pada dasarnya dia datang di Sulbar untuk memenuhi undangan sebagai saksi pernikahan putra gubernur namun kami tetap menyempatkan diri untuk bersilaturahim di masjid ini.

“Saya merasa sangat terpanggil untuk mengunjungi Masjid ini dan berziarah ke makam tokoh termasyhur yang telah memperjuangkan Islam pada zamannya. Selain itu, pada kunjungan silaturahmi ini, kami bukan sebagai Wakapolri namun sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia,” ungkapnya.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.