Orderan Sepi, Seribu Pekerja di Batam Terancam Menganggur

FAJAR.CO.ID -- Seribu pekerja di Batam terancam menganggur dalam waktu dekat. Artinya, akan ada penambahan jumlah pengangguran di Kota Batam.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sayakirti, mengaku dapat laporan akan adanya satu perusahaan yang mengurangi tenaga kerja mereka. Dari jumlah 1200 karyawan akan dikurangi menjadi 200 pekerja.

“Artinya, akan ada 1000 karyawan yang tak bekerja lagi. Laporan itu baru diterima minggu lalu,” kata Rudi kepada Batam pos, Sabtu (7/4/2018).

Menurut dia, 1000 pekerja yang terancam menganggur itu merupakan karyawan kontrak. Perusahaan terpaksa tak memperpanjang kontrak lantaran sepi orderan hingga akhir tahun.

“Jadi tahun ini mereka tak ada orderan, sehingga karyawan yang memang habis kontrak tak diperpanjang lagi,” imbuh Rudi.

Disinggung nama perusahaan yang akan mengurangi 1000 tenaga kontrak tersebut, Rudi enggan menyampaikan. Namun menurutnya, perusahaan bergerak di bidang elektronik.

“Saya tak bisa sampaikan nama perusahaan maupun lokasinya. Yang jelas salah satu perusahaan di Batam. Bergeraknya di bidang elektronik,” jelas mantan Kadisperindag Kota Batam ini.

Meski banyak mengurangi tenaga kontrak, Rudi yakin perusahaan akan tetap beroperasi hingga tahun depan. Sebab, perusahaan tersebut masih punya orderan hingga bulan Maret 2019.

“Orderannya sudah dari tahun kemarin (2017-red), tapi tak banyak. Untuk tahun ini belum ada orderan, karena itu mereka mengurangi tenaga kontrak,” ungkap Rudi.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...