Penjambret Tertangkap Warga, Kelar Hidup Lo!

Minggu, 8 April 2018 - 15:45 WIB

FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Pria berinisial AN ini harus menjadi bahan amukan warga lantaran tertangkap basah melakukan aksi penjambretan terhadap seorang wanita. Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (4/4), di Jalan Gajah Mada, tepatnya di Gang Arwana, RT 23, Kelurahan Karang Anyar, sekira pukul 20.00 Wita. Meski sempat diamuk warga, pria berambut pirang tersebut langsung diamankan ke rumah warga sebelum dibawa ke Polres Tarakan.

Fajirin, salah seorang warga sekitar ketika dikonfirmasi Kaltara Pos mengatakan, kejadian tersebut berawal saat korban yang baru pulang kerja menunggu jemputan tepat di dalam gang Arwana. “Si korban duduk di atas motor sambil bermain HP. Saat kejadian memang tidak tidak ada orang dan lagi sepi,” ungkapnya.

Melihat korban seseorang diri, pelaku kemudian lewat di depan korban, namun saat itu belum beraksi. Lantaran merasa tempat tersebut sepi dan korban yang sedang bermain HP, membuat muncul niat jahat dari pelaku untuk mencuri HP milik korban. Hanya beberapa meter dari tempat korban menunggu jemput, pelaku yang menggunakan sepeda motor kemudian memutar balik ke arah korban.

“Di situ si pelaku kemudian beraksi dan langsung mengambil dengan paksa HP milik si korban. Setelah itu, si korban sempat mengejar pelaku sambil berterik maling dan minta tolong sama warga sekitar,” beber Fajirin.

Beberapa warga berada di depan gang yang kebetulan mendengar teriakan korban, langsung mengejar pelaku. Salah satu warga yang mengejar korban kemudian menendang korban yang mengendarai motor hingga jatuh. Usai berhasil diamankan, warga yang sudah tidak tahan menahan amarahnya terhadap pelaku, kemudian membogem pelaku dengan tangan kosong.

“Jadi agak lama dia dipukul warga, beruntung ada beberapa warga sekitar yang meleraikan si pelaku dengan warga. Setelah itu, dia langsung dibawa ke rumah salah satu warga sebelum dibawa ke kantor polisi,” tuturnya.

Lebih lanjut kata Fajirin, saat diamankan warga pelaku sempat meminta ampun dan mengaku ia terpaksa melakukan aksinya tersebut. Salah satu alasan yang ia beberkan kepada warga adalah, ia tidak memiliki uang untuk membiayai istrinya yang tengah hamil.

“Katanya dia tinggal di sekitar Jalan Aki Balak. Meski dia mengaku istrinya hamil, tapi warga menduga dia seperti orang kecanduan narkotika, apalagi kalau dilihat gerak-geriknya yang mencurigakan,”imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Huma Polres Tarakan, Ipda Taharman mengatakan, setelah mendapatkan laporan pihaknya langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) kemudian membawa pelaku ke Mapolres Tarakan.

“Pelaku sudah kita mintai keterangan, namun karena barang bukti yang ia curi tidak cukup untuk dipidanakan makanya kita berikan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) kepada pelaku,” singkat Taharman. (zar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.