Rasain, Pencuri Kayu Masuk Bui

Minggu, 8 April 2018 - 20:24 WIB

FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN  –  Pelaku penebangan 36 pohon palem di sepanjang median jalan masuk Pantai Manggar pada Minggu (25/3) lalu, hingga kini belum terungkap.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan Oemy Facessly tak main-main dalam kejadian ini. Ia sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Timur, pada Senin (26/3) lalu.

“Kami masih terus melakukan koordinasi dengan pihak Polsek Timur, karena memang di daerah tersebut tidak tersedia CCTV dan belum ada pengakuan dari warga sekitar,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya bersama Dinas Perumahan dan Permukiman Balikpapan akan melaksanakan reboisasi. Penanaman akan dilakukan kembali dalam waktu dekat. Kapan dan jenis pohon apa yang akan ditanam ia masih belum mengetahui. “Tentu pohon yang ditanam, butuh waktu cukup lama agar bisa tumbuh setinggi 2-4 meter, karena fungsi pohon tersebut tidak hanya penghijauan tapi juga peneduh,” ujar Oemy.

“Kami harap, masyarakat tidak mengulangi lagi. Tidak hanya melanggar, penebangan pohon tersebut mengganggu estetika pula,” imbuhnya.

Sementara itu, Lurah Manggar Baru Pratama Imam juga menyayangkan kejadian tersebut. Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat/warganya agar senantiasa menjaga lingkungan. Termasuk tak asal tebang pohon. Dia pun melakukan sosialisasi kepada warga. Dia mengingatkan, bahwa asal tebang akan berdampak pada sanksi.

“Dari pihak Disporapar, maupun kecamatan juga kami saling koordinasi. Semoga pelakunya bisa segera ketemu dan mampu menjadi pelajaran bersama,” ujarnya. (*/lil/one/k15)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.