Beda dengan Pengakuan Korban, Kepsek Ini Bantah Lakukan Pencabulan

FAJAR.CO.ID, TASIKMALAYA– Ag, kepsek di salah satu sekolah tingkat pertama di Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya membantah tuduhan muridnya, Ra yang melaporkannya ke Polres Tasikmalaya Kota akibat dugaan pencabulan.

Ditemui di rumahnya akhir pekan lalu, Ag menegaskan dirinya tidak melakukan pencabulan sebagaimana yang dituduhkan. Soal apa yang dilaporkan keluarga Ra kepada polisi dia belum begitu mengetahui secara jelas.

”Intinya saya membantah tuduhan (pencabulan) tersebut,” ujarnya seperti dikutip Radar Tasikmalaya (Jawa Pos Group), Senin (9/4).

Dia mengaku siap mengikuti proses pemeriksaan bila kepolisian ingin melakukannya. Hanya saja, saat ini dirinya enggan berbicara banyak soal perkara pencabulan tersebut. Alasannya, menjaga kondusivitas dunia pendidikan di Kota Tasikmalaya. ”Lebih lanjutnya tunggu saja dari kepolisian,” katanya.

Disinggung soal kedekatan antara dirinya dan Ra yang kerap berkomunikasi melalui aplikasi chatting, Ag menjelaskan bahwa hal itu merupakan kewajaran. ”Karena sebatas memberikan pembinaan,” tuturnya.

Ag menegaskan permasalahan ini tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolahnya. Dia berharap tuduhan terhadap dirinya tidak merembet ke lembaga pendidikan yang dipimpinnya. ”Alhamdulillah masih jalan seperti biasa (kegiatan belajar mengajar, Red),” katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Dadang Yudhistira mengaku sudah mengetahui perkara tersebut. Dia pun belum mengetahui secara pasti kebenarannya.

”Hari Selasa saya dapat informasi, tapi saya juga masih mengedepankan praduga tak bersalah karena belum jelas,” ungkapnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi Fajar


Comment

Loading...