Mulanya Dibantu Google Translate, Enam Bulan Kemudian Dinikahi Pria Tiongkok

Senin, 9 April 2018 05:55

Lyu Zhiqiang menunjukan foto anaknya di rumah makan Filla Garden Restoran Morosi, Konawe. (Foto: Agus Dwi Prasetyo/Jawa Pos)
Tidak Lantas Mudah Jadi WNISecara aturan, memang tak ada yang dilanggar dalam pernikahan antara pekerja asal Tiongkok dan warga lokal di Konawe. Namun, tidak lantas si warga asing jadi mudah mendapat status warga negara Indonesia (WNI).Kabag Umum dan Humas Ditjen Imigrasi Agung Sampurno menuturkan, syarat untuk menjadi WNI bagi WNA tergolong berat dan berlapis-lapis sebagaimana diatur dalam UU Kewarganegaraan “Keputusan pemberian kewarganegaraan itu memang di Kemenkum HAM, tapi harus ada clearing dari BIN (Badan Intelijen Negara), melibatkan kepolisian dan Kementerian Luar Negeri. Bukan peristiwa biasa, ini peristiwa rumit,” ujar Agung kepada Jawa Pos, Sabtu (7/4).Bahkan, pernikahan juga tidak berdampak pada lamanya izin tinggal untuk WNA tersebut. Mereka tetap harus mengurus izin sebagaimana WNA biasa yang tidak menikah dengan warga Indonesia. Misalnya mengurus visa tinggal atau izin ker­ja bila WNA tersebut merupakan pekerja asing.

Bagikan berita ini:
5
1
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar