Pamit ke Sungai untuk BAB, Petani Ini Ternyata Gantung Diri


FAJAR.CO.ID — Diduga tidak tahan dengan sakit yang diderita selama ini, seorang petani bernama Minal Mukminin (61) warga Desa Tik Teleu, Kecamatan Pelabai, Kabupaten Lebong, Bengkulu, akhiri hidupnya secara tragis.Korban gantung diri di bawah jembatan tidak jauh dari tempat tinggalnya.Data terhimpun, kejadian tersebut berawal sekitar pukul 01.00 WIB Sabtu tengah malam (7/4). korban berpamitan dengan kedua anaknya Peni Wulandarai dan Tarmizi ingin pergi ke sungai untuk buang air besar.Akan tetapi, setelah menunggu cukup lama (sekitar 15 menit), korban tidak kunjung pulang kerumah, sehingga kedua anak korban menyusul korban ke sungai. Setelah dicari-cari di sekitar sungai, kedua anak korban tidak juga melihat korban di sungai, dan selang beberapa waktu pencarian kedua anak korban terkejut karena melihat orang tuanya telah tergantung diduga bunuh diri di bawah jambatan, dengan menggunakan kain sarung milik korban sendiri.Mengetahui hal tersebut, kedua anak korban langsung memberikan pertolongan, melepaskan korban dari jeratan kain. Pihak keluarga dan warga setempat langsung membawa korban menuju Puskesmas Sukajadi untuk memberikan pertolongan, namun ternyata memang nyawa korban sudah tidak bisa diselamatkan lagi. Sehingga pada pagi harinya sekitar pukul 09.00 WIB korban langsung dikebumikan oleh pihak keluarga.Kapolres Lebong AKBP Andree Ghama Putra SH SIk melalui Kapolsek Lebong Atas IPPA Teguh Prasetiyo, mengatakan bahwa memang ada pihaknya amendapatkan laporan adanya warga yang diduga bunuh diri. Untuk itulah pihaknya langsung melakukan pemeriksaan bersama pihak puskesmas untuk mengetahui penyebab meningalnya korban.

Komentar

Loading...