Rocky Gerung Sindir Jokowi yang Melucu Pakai Teks

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pengamat Politik, Rocky Gerung menilai, ketegasan Jokowi soal kaos #2019Ganti Presiden seperti orang yang sedang panik.

“Belio berusaha melucu, tapi bahasa tubuhnya terbaca panik. The beginning of the end (awal dari sebuah akhir?),” kicau Rocky Gerung melalui akun twitternya.

Lebih jauh pengajar di Universitas Indonesia ini mengatakan, ada 3 analisa dari bahasa tubuh Jokowi saat berpidato.

Pertama, Kata Rocky, Gerak tangan dan gerak otak tidak sinkron. Kedua, lanjutnya, Psikogram: Ada masalah dengan elektabilitas belio. “Saya mau sebut “mangkrak”, tapi itu terkesan tak ilmiah.” Paparnya.

“Ke empat, Diagnosis: Belio kecewa dengan kedunguan bujer-bujer belio,” sambungnya.

Rocky Gerung juga menyindir Jokowi yang kerap menggunakan teks saat berpidato maupun melucu.

“Belio melucu pake text lagi? Berarti audiens juga diberi text hahaha-hihihi? Astaga!,” sindirnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyinggung sejumlah isu yang kerap dimainkan akhir-akhir ini. Dari Isu PKI, Utang Negara, Hingga kaos yang bertuliskan #2019GantiPresiden.

Jokowi merasa yang bisa menggantikan Presiden hanya rakyat bukan kaos.

Masak kaos bisa ganti Presiden? Yang bisa ganti Presiden itu rakyat, kalau rakyat mau ya bisa ganti. Kedua restu dari Allah. Masak ganti kaos bisa ganti Presiden,” kata Jokowi dengan suara tinggi di saat beri sambutan di hadapan relawannya di Bogor.

(dal/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment