Sudahlah, Marquez! Rossi Tak Butuh Maaf…

Senin, 9 April 2018 - 10:37 WIB
Marc Marquez mencoba meminta maaf langsung kepada Valentino Rossi. (Foto: Net)

Banyak drama tersaji dalam race MotoGP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Minggu (8/4/2018) waktu setempat. Salah satunya ketika Marc Marquez menjatuhkan Valentino Rossi untuk merebut posisi keenam pada lap ke-20.

==============

PODIUM pertama seri balap MotoGP Argentina sejatinya milik pebalap LCR Honda, Cal Crutchlow, disusul oleh Johann Zarco di posisi kedua, dan Alex Rins di urutan ketiga.

Tetapi, sorotan usai balapan lagi-lagi tertuju pada dua nama: Marquez dan Rossi.

Marc Marquez menjatuhkan Valentino Rossi dalam race di Argentina. (Foto: net)

Marquez memang sudah mendapat tanda-tanda masalah saat race segera dimulai. Marquez mengalami mogok seusai pemanasan dan mendapat instruksi untuk start dari pitlane. Namun, Marquez tidak mematuhi peraturan tersebut dan memaksa start bersama pembalap lainnya. Hukuman ini baru dijalani Marquez pada lap ke-6, terpaksa masuk pitlane akibat tindakannya sebelum start.

Marquez yang awalnya memimpin balapan harus rela melorot ke posisi 20. Namun, pembalap Spanyol tersebut bergerak cepat untuk memperbaiki posisi.

Hingga akhirnya drama yang membuat tim dan penonton gaduh terjadi pada lap ke-20 ketika Marquez menjatuhkan Rossi untuk merebut posisi keenam. Marquez yang mencoba menyalip Rossi dari sisi dalam tikungan 13, justru melebar sehingga mendorong Rossi keluar dari trek lalu menyentuh rumput basah dan terjatuh dari motornya.

The Baby Alien, julukan Marquez, menoleh sekilas dari atas tunggangan, tapi kemudian menggeber gas meninggalkan “korbannya”.

Terjatuh, Rossi harus memulai perjuangannya dari posisi ke-19, dan tertahan di posisi tersebut hingga 24 lap tuntas. Sementara, Marquez melorot dari urutan kelima menjadi 18 karena hukuman penalti 30 detik akibat insiden dengan Rossi.

Tentu saja Rossi memendam kesal usai balapan, meski sang rival dihukum penalti. Cara balapan Marquez yang agresif seperti itu dinilainya sebagai trik kotor yang merusak kompetisi di lintasan.

“Saya baik-baik saja, tetapi ini adalah situasi yang sangat buruk karena dia (Marquez) menghancurkan olahraga kami, karena dia tidak menghormati lawannya, tidak pernah,” kata Rossi dikutip dari Crash, Senin (9/4/2018).

“Jika Anda mengambil contoh apa yang terjadi akhir pekan ini, satu per satu hal-hal ini dapat terjadi pada semua orang. Anda dapat membuat kesalahan dalam pengereman. Anda dapat menyentuh orang lain. Terjadi. Ini balapan.”

“Tapi, dari Jumat pagi dia membuat seperti ini dengan Vinales, Dovizioso. Dia membuat seperti ini denganku pada hari Sabtu pagi. Dan hari ini dalam perlombaan dia langsung (Race Direction) ke empat pengendara.”

“Dia melakukannya dengan sengaja –dan itu bukan kesalahan –karena dia menggunakan kaki, antara kaki dan motor, karena dia tahu bahwa dia tidak jatuh, tetapi anda yang jatuh. Dia berharap anda jatuh.”

“…Jika semua pembalap berlomba seperti ini, tanpa rasa hormat kepada para rival, ini adalah olahraga yang sangat berbahaya, dan itu bisa berakhir dengan cara yang buruk.”

“Mereka harus melakukan sesuatu agar Marquez tidak bertingkah lagi seperti ini. Karena tahun ini tikungan pertama di Qatar, dia menyentuh kaki Zarco lalu dengan Dovizioso. Di sini dengan Vinales dalam latihan. Hari ini (hal yang sama dilakukan) padaku,” Rossi menyambung penuh kesal.

Sejatinya, ini bukan cekcok pertama antara Rossi dan Marquez. Insiden saling menjatuhkan kedua pembalap di Argentina mengingatkan pada kejadian tiga tahun lalu pada MotoGP 2015. Ketika itu, Rossi menuding Marquez sengaja mengganggunya demi membantu Lorenzo merebut gelar juara dunia di GP Phillip Island.

Puncaknya, ketika mereka beradu kecepatan di Sirkuit Sepang, di mana Rossi terlihat menjatuhkan Marquez, sehingga pembalap asal Italia itu mendapatkan hukuman dan akhirnya Lorenzo yang menjadi juara dunia.

Sejak saat itu, hubungan keduanya memanas, meski pada akhrinya meredam. Namun, dengan adanya kejadian di Argentina, baru-baru ini, hubungan The Doctor dan Baby Alien kembali memanas.

Terlihat seusai balapan, Marquez, yang berusaha menemui Rossi dengan mendatanginya di paddock, dicegah masuk dan disuruh pergi oleh Tim Yamaha.

Kedatangan Marquez untuk meminta maaf ditolak mentah-mentah pemilik nomor 46.

“Ini lelucon. Pertama-tama dia tidak punya nyali untuk mendatangi saya sendiri, tapi dia selalu datang seperti dengan manajernya, dengan Honda, di depan semua kamera, karena yang penting baginya adalah ini. Dia tidak peduli denganmu,” kata Rossi.

“Jadi saya tidak ingin berbicara dengannya. Saya tidak ingin melihat dia dekat dengan saya, karena saya tahu itu tidak benar apa yang dia katakan kepada saya.”

Ditanya apakah dia akan menerima permintaan maaf, Rossi menjawab: “Saya harap dia cukup pintar untuk tidak datang …”

Apa komentar Marquez?

Pembalap dari Spanyol mengaku tak melakukan hal “gila” terhadap Rossi di Argentina. Kesalahan yang ia akui hanyalah ketika melakukan kontak dengan motor Aprilia yang ditunggangi Aleix Espargaro.

“Mungkin kesalahan terbesar yang saya buat dalam balapan adalah dengan Aleix,” kata Marquez ditulis Foxsports, Senin (9/4/2018).

“Karena saya tiba empat detik (per lap) lebih cepat dan saya tidak menyadarinya. Ketika anda melaju empat detik lebih cepat daripada orang lain, itu cukup sulit (untuk menilai). Saya tidak menyadarinya.”

Bagaimana dengan insiden terhadap Rossi?

“Di sana, saya pikir saya tidak (melakukan) sesuatu yang gila,” kata Marquez.

“Dan kemudian ketika saya melihat dia (Rossi) jatuh, saya (sudah) mencoba untuk bilang maaf.”

Marquez membandingkan insiden serupa yang terjadi selama balapan antara pembalap lain, termasuk insiden antara Johann Zarco yang membuat jatuh Dani Pedrosa, dan insiden antara Espargaro dan Danilo Petrucci.

Soal tuduhan Rossi yang menilainya melakukan cara kotor di lintasan, Marquez mengelak.

“Saya benar-benar kecewa (terhadap tuduhan Rossi),” katanya.

“Dalam karier saya, saya tidak pernah, tidak pernah, tidak pernah langsung (Race Direction) menuju seorang pebalap yang berpikir bahwa dia akan jatuh, Anda tahu? Selalu saya coba hindari,” tutur Marquez. (crash/foxsports/fajar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.