Pemandu Lagu Digerebek Bukan Tanggung Jawab 888 KTV

Selasa, 10 April 2018 - 13:53 WIB
Unit Jusil Satreskrim Polresta Denpasar mengamankan enam orang wanita di Karaoke 888 (Foto: Istimewa)

FAJAR.CO.ID — Tempat Karaoke 888 KTV memberikan hak jawab terkait berita Ada Layanan Prostitusi Terselubung di Karaoke 888, Padahal Baru Buka.

Melalui keterangan tertulis yang disampaikan Kuasa Hukum 888 KTV, Hamzah Adi Raharjo, kepada redaksi, pihaknya memastikan bahwa penggerebekan pemandu lagu yang diberitakan tidak ada sangkut pautnya dengan 888 KTV.

Pihaknya memastikan bahwa perkara dugaan pidana prostitusi tersebut bukan di wilayah kerja 888 KTV, bukan pula tanggung jawab 888 KTV, meski benar bahwa ada pemandu lagunya yang digerebek petugas.

“Hotel yang digerebek dan tempat karaoke 888 KTV memang satu lokasi, tapi tempat kejadian perkara (TKP) dari dugaan tindak pidana prostitusi tersebut bukan di wilayah kerja dan urusan klien kami,” terang Hamzah.

“Perlu kami tegaskan di sini bahwa klien kami (888 KTV) tidak melayani BO (booking order) terhadap tamu, klien kami tidak bertanggung jawab terhadap kegiatan/transaksi asusila dari para pemandu lagu, baik di luar maupun di wilayah usaha klien kami sebagaimana termaktub dalam peraturan perusahaan klien kami,” sambung Hamzah dalam keterangan tertulisnya.

Hak jawab yang dikirim Kuasa Hukum 888 KTV, Hamzah Adi Raharjo, kepada redaksi FAJAR.co.id

Seperti diberitakan sebelumnya, Satuan Reskrim Unit V Judi dan Asusila (Jusil) Polresta Denpasar telah menggerebek Karaoke 888 di Jalan Raya Kuta. Hasilnya, enam orang wanita pemandu lagu tertangkap basah.

Kasubaghumas Polresta Denpasar, Iptu Teta, pun membenarkan penggerebekan tempat itu dan diamankannya sejumlah wanita yang berprofesi sebagai pemandu lagu. (*/fajar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.