Polres Mamuju Gagalkan Pengiriman Sabu Senilai Rp 2 Miliar

Selasa, 10 April 2018 - 23:56 WIB
Kasat Narkoba Polres Mamuju, AKP Andi Sukri, memperlihatkan barang bukti sabu-sabu dan pil ekstasi yang berhasil mereka amankan, Selasa (10/4/2018). (Foto: EDWARD/FAJAR)

FAJAR.CO.ID — Tim Python Polres Mamuju kembali mengungkap peredaran narkotika terbesar dan terbanyak di Sulawesi Barat. Tidak tanggung–tanggung barang buktinya sabu-sabu seberat 1 kilogram.

Penangkapan dilakukan di Jalan Andi Makassau, Mamuju, Sabtu lalu.

Dalam penangkapan tersebut Tim Python berhasil mengamanakan dua orang tersangka dengan inisial DG (29) buruh bangunan, alamat Kota Palu Sulteng dan AL (32) buruh bangunan, alamat Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Barang bukti yang diamankan berupa sabu-sabu dengan berat 1 kilogram dan enam butir pil ekstasi serta satu unit handphone.

Dari hasil interogasi awal diketahui bahwa kedua tersangka merupakan kurir yang bekerja pada A (29) yang tinggal di Palu Sulawesi Tengah. Tersangka mengambil barang haram tersebut dari seseorang yang tidak ia kenal di Kota Samarinda Kaltim.

Setelah mengambil paket narkotika, para pelaku rencananya akan membawa paket tersebut ke Palu dengan menggunakan kapal feri. Namun, aksinya berhasil digagalkan oleh Tim Python Polres Mamuju.

Kapolres Mamuju, AKBP Moh Rivai Arvan, menjelaskan bahwa penangkapan tersebut merupakan hasil kerja keras Tim Python, yang melakukan penyelidikan selama dua bulan. Sehingga, kasus tersebut dapat dibongkar oleh tim elit yang ia bentuk. Jika dirupiahkan barang bukti tersebut harganya mencapai Rp2 Miliar.

“Pengungkapan kasus narkotika kali ini merupakan pengungkapan terbesar dan terbanyak di Provinsi Sulawesi Barat yang merupakan hasil kerja keras team elit Python yang saya bentuk pada awal 2018 lalu,” beber AKBP Mohammad, Selasa (10/04/2018). (edo/fajar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *