Ada Ledakan di Pemusnahan Barang Bukti, Dua Orang Terluka

Rabu, 11 April 2018 - 17:04 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tragedi pemusnahan barang bukti di halaman Kantor Kejari Makassar, Rabu (10/4/2018) menimbulkan korban. Pasalnya barang bukti yang dibakar di dalam drum, tiba-tiba mengeluarkan ledakan yang cukup besar diperkirakan hingga radius 10 meter.

Bahkan suara ledakan terdengar hingga radius 50 meter. Atas kejadian tersebut mengakibatkan dua orang terluka, yakni seorang security Kejari Makassar, Saparuddin dan seorang pria Iksan yang hendak membayar tilang di loket tilang.

Keduanya terluka akibat terkena serpihan ledakan tersebut. Kedua korban mengalami luka robek pada bagian perut, paha kanan dan lengan kanan.

Pasca ledakan tersebut kedua korban luka tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Tak hanya itu saja mobil Honda milik salah seorang jaksa fungsional, juga mengalami kerusakan pada bagian bamper depan. Serta kaca ruangan bidang Pidana Umum (Pidum) ikut pecah akibat ledakan tersebut.

Untung saja plt Walikota Makassar, Syamsu Rizal yang juga, menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut, sempat lari kocar kacir dan berusaha menjauh dari tempat ledakan. Usai melakukan pemusnahan barang bukti.

Usai terjadi ledakan tim Kepolisian dari Polsek Ujung Pandang, Reskrim Polrestabes Makassar, tim Jatanras dan tim forensik Bareskrim Mabes Polri langsung memasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan penyebab kejadian ledakan tersebut.

Selain itu polisi juga menurunkan anjing pelacak K9, guna menyisir tempat kejadian ledakan itu. Sedangkan tim Forensik Bareskrim Mabes Polri yang diturunkan langsung melakukan olah TKP.

Kepala Kejaksaan Negeri Makassar, Dicky Rachmat Rahardjo, mengaku sangat menyayangkan terjadinya insiden ledakan tersebut.

“Ini merupakan kejadian situasional dan accidentil,” ujar Dicky saat ditemui di kantor Kejari Makassar, Rabu (11/4).

Sehingga tidak ada yang menyangka dan ada unsur kesengajaan dalam kejadian ini. Menurut Dicky kejadian ini murni kejadian yang tak terduga.

Terkait dua orang yang jadi korban dalam kejadian itu. Dicky menuturkan bila pihaknya siap bertanggungjawab dan menanggung semua biaya pengobatan korban di rumah sakit. (mat/bkm/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *