Data Pengguna Bocor, DPR Jadwalkan Panggil Bos Facebook Selasa Besok

Rabu, 11 April 2018 - 11:07 WIB
Facebook bakal menghindari news feed yang tak user friendly. (DANIEL LEAL-OLIVAS/AFP PHOTO)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi I DPR RI akan memanggil pimpinan Facebook (FB) perwakilan Indonesia untuk menjelaskan bocornya data pengguna FB ke pihak lain.

Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis mengakui pihaknya sudah menkonfirmasi jadwal pertemuan dengan pimpinan FB perwakilan Indonesia, dan sudah disepakati oleh dua belah pihak untuk mengadakan pertemuan tersebut.

“Ya kami Minggu yang lalu sudah konfirmasi memanggil FB Indonesia, dan mereka juga sudah sanggupi. Namun, kemudian hari Jumat FB Indonesia memberitahukan kepada kami mohon penjadwalan ulang, karena pada hari Rabu ini pimpinan FB Asia Tenggara masih harus menghadiri di kongres Amerika,” kata Kharis kepada wartawan di Gedung DPR RI, Rabu (11/4).

Usai kesepakatan pertemuan itu, pihak FB meminta agar pertemuan dilakukan pada 17 April besok, agar semua pimpinan FB bisa hadir. “Mereka minta di schedulekan pada tanggal 17, karena akan dihadirkan juga pimpinan FB atau pejabat FB se-Asia Tenggara. Jadi nanti tidak hanya pejabat FB Indoensia yang hadir ke Komisi 1, tapi pejabat FB untuk region Asia Tenggara,” ujarnya.

Lanjut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, jika pada jadwal yang sudah disepakati bersama tidak ditepati, maka DPR RI akan memikirkan langkah selanjutnya. “Tentunya kita akan bahas lebih lanjut, muda-mudahan hadir kalau nggak hadir berarti etikatnya nggak baik,” jelasnya.

Diungkapkan Kharis, tujuan utama dipanggilnya pimpinan FB perwakilan Indonesia untuk mengkonfirmasi kebocoran data pengguna FB hingga mencapai 1 juta pengguna.

“Kita ingin mengkonfirmasi bahwa informasi data pengguna FB bocor, bahkan angkanya sampai 1 juta. Angka yang sangat spektakuler buat kami. Sebagai wakil rakyat, kita ingin kemudian perdalam kenapa sampai bocor dan kemudian kita akan membahas nanti tindak lanjutnya seperti apa, pertanggungjawaban FB terhadap bocornya data pengguna fb di Indonesia,” tegas Kharis. (Aiy/Fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *