Harga Bawang Putih Naik Drastis, DPR Tuding Kartel “Bermain”

Kamis, 12 April 2018 - 03:32 WIB

FAJAR.CO.ID — Naiknya harga bawang putih secara drastis. menuai sorotan DPR RI. Melalui, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Viva Yoga Mauladi, pihaknya menduga kenaikan tersebut karena ulah permainan kartel yang ingin meraup untung besar.

“Potensi permainan kartel pasti ada,” kata Viva.

Dirinya menuturkan, hal ini dimungkinkan karena pasar bawang putih yang bersistem pasar oligopoli. Sehingga memberikan celah bagi sekelompok orang untuk memainkan harga dan pasokan bawang putih di pasaran.

“Pasar oligopoli pasar yang dikendalikan beberapa orang dalam rangka mengendalikan harga dan pasokan potensi kartelisasi itu ada,” tegasnya.

Karena itu, politisi PAN ini mendesak pemerintah menertibkan praktik curang oleh pihak tertentu dalam rantai pasok pangan nasional yang jelas merugikan pedagang

“Tugas dari pemerintah itu jangan sampai ada kartel, karena itu bertentangan dengan undang-undang,” tegasnya.

Sementara itu, Khairul dari Perhimpunan Pedagang Bawang Putih yang memgadu ke Komisi IV mengaku, saat ini para pedagang kesulitan mendapatkan stok bawang putih.

Kalaupun ada jumlahnya sangat sedikit dan mahal karena dikendalikan importir

“Bawang yang beredar saat ini kebanyakan adalah bawang putih impor yang berasal dari Cina, sementara bawang putih lokal yang ada tidak layak dijual,” jelasnya. (fajar/jpnn)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *