Perampok Dobrak Rumah, Lalu Todong Penghuninya dengan Senjata

Kamis, 12 April 2018 22:03

FAJAR.CO.ID, PARINGIN – Malam belum terlalu larut saat Maulana Tiffani mendengar suara keras dari ruang depan rumahnya, Selasa (10/4) malam. Dia melihat jam, baru pukul 22.30 Wita. Belum sempat pemuda 26 tahun itu berpikir lebih jauh, suara itu terdengar lagi dan Roni, adiknya segera berteriak “Rampook!”.Ternyata pintu rumah mereka telah didobrak dari luar. Saat itu di rumah hanya ada Roni, Maulana dan istrinya, Meliani.Mereka langsung terdiam setelah para perampok menodongkan senapan laras panjang. “Diam, kalau bersuara saya bunuh,” ujar salah seorang perampok yang menggunakan penutup wajah ala teroris.Ada belasan perampok yang berada di dalam rumah yang beralamat di Rt 03 Desa Halubau Kecamatan Paringin Selatan. Beberapa juga berjaga di luar rumah. Semua memegang senjata, baik senapan maupun parang, kapak, linggis dan balok kayu.“Sebagian pakai topeng sebagian tidak, mungkin yang pakai topeng ini orang yang kami kenal,” kata Maulana saat menceritakan hal itu kepada Radar Banjarmasin.Setelah berhasil melumpuhkan Maulana beserta istri dan adiknya, para perampok merangsek ke rumah Zulkipli. Pria 51 tahun itu adalah ayah dari Maulana. Jarak rumah keduanya tidak sampai 50 meter. Sekeluarga itu menjaga sebuah sarang walet milik seorang pengusaha dari Medan. Sudah tiga tahun ia bersama anaknya menjaga sarang walet tersebut.“Aneh juga, kami tidak mendengar suara gaduh saat rumah Maulana didobrak, hanya saat mereka mendobrak pintu rumah, saya baru saya kaget,” ungkap Zulkipli.

Bagikan berita ini:
8
8
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar