PAN Buat Koalisi Nasional, Gerindra: Demokrasi Tidak Boleh Dikekang

Jumat, 13 April 2018 23:23

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Tensi politik jelang Pemilihan Pesiden (Pilpres) 2019 terus memanas. Meski belum ada kandidat yang secara resmi mendeklarasikan dirinya sebagai Calon Presiden (Capres).Meski belum deklarasi, tetapi Partai-Partai politik secara terang-terangan sudah menjagokan calonnya, seperti Joko Widodo yang diusung oleh lima Parpol, yakni PDIP, Golkar, Hanura, Nasdem dan PPP. Sementara, Patai Gerindra baru saja mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai Capres mereka.Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah dipastikan akan berkoalisi dengan Gerindra untuk mengsung Prabowo Subainto. Sementara itu, Partai Amanat Nasional (PAN), Demokrat belum mengambil keputusan mereka untuk Pilpres nanti. Tetapi, dua partai ini ditambah dengan PKB bakal menghadikrna poros ketiga di Pilpres nanti.Sebagaimana yang telah disamapikan oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang berkeinginan menghadirkan koalisi nasional di Pilpres nanti. Rencana Zulkifli Hasan ini ditanggapi santai oleh Sekjend Gerindra Ahmad Muzani.Menurut Muzani, menjadi Capres bukan hanya milik Jokowi dan Prabowo, tetapi semua kader-kader terbaik partai layak dan memiliki hak untuk maju sebagai calon Presiden.

Bagikan berita ini:
10
3
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar