Terlibat Lakalantas Parah, Ana Tewas dengan Wajah Remuk

Jumat, 13 April 2018 - 00:05 WIB

FAJAR.CO.ID, SAMPIT – Sebuah mobil travel dan truk kernel saling tumbuk di ruas jalan Trans-Kalimantan poros selatan, wilayah Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, Rabu (11/4). Akibatnya mengerikan. Dua penumpang travel tewas. Satu korban meninggal di lokasi dengan wajah hancur dan nyaris tak bisa dikenali.

Kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Mobil travel dengan nomor pelat B 8424 IP tersebut membawa tiga penumpang dari arah Pangkalan Bun menuju Nanga Bulik. Saat di lokasi kejadian, dari arah berlawanan muncul truk kernel (biji sawit) dengan nomor pelat H 9061 GH.

Diduga sopir travel tersebut mengambil jalur berlawan, sehingga tabrakan tak terhindarkan. Dua kendaraan itu saling hantam dengan keras, hingga membuat bagian depan mobil ringsek dan kaca truk pecah.

Saking kuatnya tabrakan, satu penumpang mobil travel, Ana, langsung meninggal di tempat. Kondisinya mengenaskan. Wajahnya hancur dan nyaris tak dikenali karena tak membawa identitas. Identitasnya diketahui saat ada orang yang mengenali wanita itu.

Informasinya, Ana berasal dari Sampit. Dia naik travel dari Sampit dan pindah ke mobil nahas tersebut di Simpang Runtu. Penumpang lainnya, Andra, sempat bernapas dan dibawa ke RSUD Lamandau. Kondisinya kritis karena leher patah dan luka di kepala. Namun, pria itu meninggal tadi malam.

Sopir travel, Sadri Hasan menderita luka berat. Dia mengalami patah tulang paha. Satu penumpang lagi, Wandi Dio Rahmat Purba, mengalami luka-luka, sementara sopir truk hanya mengalami luka ringan.

”Mobil travel itu mengambil jalur lawan dan menabrak truk yang dalam posisi menanjak. Suaranya cukup keras,” kata salah seorang warga setempat.

Kapolres Lamandau AKBP Andika K Wiratama melalui Kasatlantas Iptu Beno Hertanto mengatakan, para korban sudah dibawa ke RSUD Lamandau. Pihaknya menyelidiki kecelakaan itu dan telah melakukan olah kejadian tempat perkara.

Selain kecelakaan maut tersebut, ada sejumlah kecelakaan lainnya terjadi dalam satu hari di Lamandau. Pertama di Desa Perigi, Kecamatan Bulik Timur, antara truk dan sepeda motor. Kemudian kecelakaan tunggal sepeda motor di Jalan Pupuh Hermansyah dan terakhir dua sepeda motor adu kuat di Jalan Batu Batanggui. (mex/ign)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *