Pelajar Gowa Malas dan Apatis Gara-gara SKTB, Ini Buktinya

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA - Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB) di Kabupaten Gowa terindikasi kuat menurunkan kualitas pendidikan di Sulsel. Pelajar menjadi malas dan apatis karena adanya jaminan naik kelas. Yang paling parah, peserta didik terancam dalam lingkaran kebodohan. Buktinya, banyak pelajar SMP dan SMA di Kabupaten Gowa yang terindikasi kurang lancar membaca.

Dampak buruk SKTB bukanlah isapan jempol belaka. Bukti buruknya dampak implementasi sistem pendidikan tersebut bahkan diupload oleh seorang warganet di media sosial. Akun Facebook milik Alex Mamengkey mengunggah video pendek terkait kegiatan sekaligus pengakuan seorang pelajar SMA bersama sejumlah temannya yang sedang bolos.

Dalam video berdurasi 45 detik itu, pelajar SMA swasta di Kabupaten Gowa itu memilih bolos di lapangan dan bermain Mobile Legend (ML). Ia mengaku tidak takut dihukum karena meninggalkan sekolah pada saat jam belajar. Toh, gurunya memang sedang tidak ada berada di sekolah.

Yang mengejutkan, ia menyebut tidak heran kalau banyak pelajar SMP dan SMA di Kabupaten Gowa yang tidak bisa maupun kurang lancar membaca. Itu karena adanya SKTB yang diterapkan Pemkab Gowa sehingga para pelajar tidak perlu khawatir, mau malas atau rajin, mau bodoh atau pintar pasti akan naik kelas.

"Iya (banyak pelajar SMP dan SMA di Kabupaten Gowa tidak lancar membaca). Itu karena SKTB, biar rajin atau tidak rajin, tetapji naik kelas," ujar pelajar tersebut.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hariman Kaimuddin


Comment

Loading...