Delapan Provinsi jadi Target Pengentasan Kemiskinan Menteri Pertanian

Minggu, 15 April 2018 - 19:04 WIB
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, panen raya di Desa Sumber Sari, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (5/8/2017). (Foto: IST for FAJAR)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, kementerian yang dipimpinnya segera menjalankan program-program pengentasan kemiskinan. Dia pasang target, angka kemiskinan di Indonesia turun satu digit.

“Ke depan diharapkan angka kemiskinan turun satu digit, sekarang masih di angka sepuluh persen lebih dari total seluruh penduduk Indonesia,” kata Amran di Hotel Mulia Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (15/4).

Dia menuturkan, program-program pengentasan kemiskinan akan menyasar langsung ke warga miskin dengan melibatkan Kementerian Sosial dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

“Kita tahu, angka kemiskinan di pedesaan itu sekitar 16,9 juta penduduk. Jadi itu semua akan kami berikan bantuan berupa ayam, kambing, sayuran hingga perkebunan,” urai dia.

Program bantuan itu nanti akan dibagi tiga tahap. Pertama jangka pendek berupa sayuran, jangka menengah ayam dan kambing, serta jangka panjang perkebunan.

“Nanti akan disesuaikan wilayahnya, sayurannya yang cocok apa akan diberi bibitnya. Kemudian ayam 50 ekor per kepala keluarga dan kambing satu ekor,” kata dia.

Sama halnya dengan bibit-bibit perkebunan yang akan menjadi program jangka panjang. “Nanti bantuan dari pemerintah akan dikelola warga miskin dengan harapan bisa mengangkat perekonomian,” sambung pria kelahiran Bone ini.

Dia menambahkan, program ini telah berhasil di Banyuwangi. Karena setelah setahun berjalan, angka kemiskinan berkurang dari sembilan menjadi delapan persen.

“Nanti program ini dimulai pada 23 April secara serentak di delapan provinsi dan 100 kabupaten yang penduduk miskinnya terbanyak,” imbuhnya.

Delapan provinsi dimaksud adalah Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, NTB, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan Lampung. (mg1/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.