Larang Keluarganya ke Masjid, Pemuda di Sinjai Dilaporkan ke Polisi

Minggu, 15 April 2018 - 10:20 WIB

FAJAR.CO.ID, SINJAI — Pria berinisial MU asal Dusun Mangasa, Desa Lamatti Riaja, Kecamatan Bulupoddo diamankan Aparat Polres Sinja. Pria 25 tahun itu diamankan usai dilaporkan keluarganya lantaran merasa ada yang aneh dengan MU.

MU dalam beberapa hari terakhir ini melarang keluarganya untuk menunaikan salat di masjid.Kasat Reskrim Sinjai, AKP mengatakan kasus tersebut sementara didalami pihak Polres Sinjai.

“MU dalam beberapa hari terakhir ini melarang sepupunya ke masjid untuk salat karena alasan dulu katanya bapaknya salat tapi dibunuh juga,” kata Sardan.

Sardan menguraikan, sebelumnya, MU bersama ibunya merantau ke Malaysia karena orang tuanya berselisih. Saat di Malaysia, ayahnya di Sinjai akhirnya tewas.

Sardan menambahkan bahwa MU datang dari Malaysia sejak delapan hari yang lalu, namun MU tidak memiliki identitas sama sekali.

“Mau dikatakan warga negara Indonesia tetapi dia tidak memiliki KTP, dikatakan warga negara asing tidak punya visa,” kuncinya.

Terkait adanya dugaan MU pengikut sebuah aliran garis keras di Malaysia, Sardan menampik hal itu karena belum ada tanda-tanda baik dalam bentuk selebaran, logo, baju, penutup kepala, ataupun bendera. “Tidak ada kaitannya dengan Abu Sayyef,” ungkap Sardan. (dhidin/bkm/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *