Pangkas Kemiskinan, Mentan akan Salurkan Bantuan ke Warga Miskin

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–  Guna memangkas kemiskinan, Kementerian Pertanian (kementan), berencana memberikan bantuan langsung kepada masyarakat yang dikategorikan miskin berupa hewan peternakan dan perkebunan.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan, program tersebut untuk menekan angka kemiskinan di Pedesaan yang kini mencapai 16,9 juta atau 4 juta Rumah Tangga.

Program ini, kata Amran Sulaiman, dipastikan tepat sasaran dengan melibatkan Kementerian Sosial, Kementerian Desa dan BUMN. Rencannya, bantuan itu berupa jangka panjang, menengah, dan jangka pendek.

“Kita memberikan bantuan rencananya 50 ekor Ayam satu rumah tangga, juga ada Kambing. Juga berikan tanaman lain, misalnya Pepaya, Pohon Kopi. Berdasarkan keunggulan komparatif satu Daerah.” Jelas Amran Sulaiman di Hotel Mulia Senayan Jakarta, Minggu (15/4).

Lanjut Amran Sulaiman, untuk jangka pendek adalah sayur sayuran, jangka menengah adalah peternakan ayam dan kambing, dan jangka panjang adalah Perkebunan.

Program pementasan kemiskinan ini dipastikan mengurangi angka kemiskinan satu digit nantinya. Dengan tepat sasaran pada keluarga yang benar-benar miskin.

“Kita memberikan bibit kepada yang masuk ke dalam daftar keluarga miskin. Langsung tepat sasaran Sehingga kami yakin ke depan kemiskinana turun satu digit,” kata Mentan

Untuk nggaran dalam program ini sendiri kata Amran untuk 5 tahun ke depan dengan memprioritaskan keluarga miskin sehingga dapat ditekan satu digit sari tahun sebelumnya.

“Jadi kita memilih yang masuk dalam kategori miskin kita bedah. Kita mulai tanggal 23 April 2018 kami bergerak seluruh indoneaia. Kami mulai salurkan semuanya. Ini Pendekatannya kesejahteraan,” papar Mentan.

“Yang jelas kami sangat yakin ini solusi parmanen. Kami tidak sendiri. Kami dengan Kemensos, Kemendes, BUMN, BKKBN kami berbarengan,” imbuhnya.

Progran ini sendiri Lanjut Mentan, disalurkan berdasarkan kalster, yang nantinya disesuaikan dengan budaya cocok tanam satu wilayah.

“Contoh Cianjur, kalau di situ budayanya dia tanam mangga, Kita berikan mangga sehingga satu kawasan bisa menopang satau Industri nantinya. Contoh juga di Lampung, ada pisang kita berikan pisang.” jelas Mentan.

“Jadi ini sudah tertata, ini harus terencana dengan baik. Jadi kita membangun ke depannya manjadi satu industri, untuk skala ekonomi bisa satu industri,” katanya.

Untuk provinsi yang diprioritaskan adalah Pulau Jawa, Sulawesi Selatan, NTB, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, Sumatra Selatan, Lampung.

“Tapi yang lainnya juga dapat. Karena kita targetkan 10 juta untuk 4 juta Rumah Tangga.

“Jadi sederhana, anda miskin kami berikan ayam. Soal kandang, nanti kita buatkan. Jadi mereka tinggal terima.” tutup Mentan.

(dal/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...