Tabrakan di Tikungan, Dua Anggota Rombongan Pengajian Tewas

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Sekelompok jemaah asal Kecamatan Tanggul, Jember, Jatim mengalami kecelakaan maut di Randuagung, Lumajang, Sabtu (14/4/2018). Nahasnya, dua di antaranya meninggal dunia. Dua korban meninggal adalah warga Desa Kramatsukoharjo, Tanggul.

Kepala desa (Kades) setempat, Dwi Siswanto, saat dihubungi Jawa Pos Radar Jember mengatakan bahwa korban meninggal bernama Suwandi dan Misrin. “Mereka bertetangga,” ujarnya.

Suwandi yang diperkirakan berumur 48 tahun tinggal di Dusun Suko Timur, RT 2, RW 01. Misrin hanya berbeda RT dengan Suwandi. Sebab, rumah Misrin ada di RT 08. “Kalau Pak Misrin sudah sepuh (tua). Umurnya sekitar 70 tahun,” katanya.

Menurut Kades Dwi Siswanto, masih ada warga desanya yang lain dalam peristiwa tersebut. Misalnya, Mat Tali dan Niman. Keduanya masih kritis. Sedangkan seorang bocah asal Desa Kramatsukoharjo bernama Fatah mengalami luka berat.

Menurut informasi dari Kades Dwi, warganya yang mengalami kecelakaan tersebut awalnya dijemput peserta rombongan pengajian ke Bangil dengan mobil Isuzu Elf nopol P 7012 LK yang dikemudikan Jumari.

“Dijemput sekitar jam 3 subuh tadi (kemarin, Red),” ujar pihak keluarga sebagaimana disampaikan kepadanya.

Nahas, setelah sampai di tikungan Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, Lumajang, mobil yang dikendarai jemaah pengajian itu bertabrakan dengan sesama mobil jenis Elf. Namun, lawan kecelakaannya bernopol Bali, yakni DK 1342 QP.

Korban meninggal langsung dijemput pihak keluarga dari Rumah Sakit Haryoto, Lumajang. Kemudian, mereka dimakamkan di pemakaman desa.

Pengantar dua jenazah korban meninggal bukan hanya warga desa setempat. Beberapa anggota ormas keagamaan Islam juga ikut mengantar sambil membawa bendera atribut organisasinya. (rul/hdi/c10/end/jpnn)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar