Telan 29 Kg Sampah Plastik, Paus Sperma Tewas Mengenaskan

Minggu, 15 April 2018 - 03:45 WIB
Seni Instalasi paus mati dengan mulut penuh sampah untuk ingatkan warga dunia jangan buang sampah di laut (Foto: Inter Aksyon)

FAJAR.CO.ID — Seekor paus sperma jantan muda ditemukan mati di lepas Pantai Murcian, Spanyol Selatan akhir Februari. Kematiannya sungguh mengenaskan.

Dalam perut paus sperma yang tewas ditemukan 29 kilogram sampah plastik yang bikin ngeri siapapun yang melihatnya.

Para peneliti melakukan otopsi kepada paus berukuran 33 kaki atau sekitar 10 meter tersebut. Terungkap, di dalam perut dan ususnya paus tersebut terdapat potongan tali, jaring, kantong plastik, karung rafia, dan jeriken plastik. Sungguh mengerikan!

Paus tersebut mengalami peradangan pada lapisan perutnya atau peritonistis. Jumlah sampah yang dibuang manusia tersebut meluas sehingga paus malang tersebut tidak dapat membuangnya dari sistem pencernaannya.

Paus Sperma tewas dengan mulut dan perut penuh sampah korban ulah manusia. (Foto: The Washington Post)

Aktivis peduli lingkungan setempat mengatakan, paus tersebut sangat kurus. Ia hanya memiliki bobot tujuh ton, padahal paus sperma jantan bisa tumbuh hingga 45 ton.

Sedangkan ikan paus sperma betina dewasa jauh lebih ringan yaitu 15 ton. Mereka adalah penghuni laut dalam, dapat menyelam sedalam 20.000 kaki. Bayangkan, sampah manusia sudah sampai di laut dalam.

Setelah kematian paus, para pejabat pemerintah di wilayah Murcia Spanyol, meluncurkan kampanye untuk meningkatkan kesadaran konsumsi plastik manusia dan pembuangan sampah di laut. “Kehadiran sampah di laut dan lautan mengancam satwa liar karena banyak hewan laut terperangkap di tempat sampah dan menelan plastik dalam jumlah besar, yang bisa berakibat fatal,” kata Direktur Lingkungan Alam di Murcia, Consuelo Rosauro dilansir dari Washington Post beberapa hari lalu.

Ia dan para pejabat lain mengatakan, kampanye tersebut meliputi pembersihan pantai di wilayah Murcia, mengumpulkan data tentang jenis dan jumlah sampah laut, dan sosialisasi di bidang pendidikan.

Ini bukan pertama kalinya ikan paus sperma mati dengan tubuhnya dipenuhi sampah. Setidaknya 30 paus sperma telah ditemukan terdampar di pantai-pantai Inggris, Belanda, Prancis, Denmark dan Jerman.

Menurut Forbes, tiga belas dari mereka ditemukan di dekat negara bagian Schleswig-Holstein di Jerman utara pada tahun 2016. Sampah juga ditemukan di dalam perut paus-paus tersebut, termasuk jaring ikan, penutup mesin mobil plastik dan sisa-sisa ember plastik.

Dilansir dari New York Times, Lebih dari 5 triliun potongan sampah berada di lautan di dunia, menurut sebuah studi tahun 2014. Dari jumlah itu, hampir 270.000 ton puing plastik besar dan kecil ada di permukaan. Sebuah studi yang diterbitkan pada 2017 menemukan 83 persen sampel air dari beberapa negara terkontaminasi dengan serat plastik. (iml/JPC)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.