Alasan Hanura Lutim Berjuang Mati-matian Menangkan NH-Aziz – FAJAR –
Pilkada

Alasan Hanura Lutim Berjuang Mati-matian Menangkan NH-Aziz

Ketua Hanura Lutim, Andi Hikmad. (ist)

FAJAR.CO.ID, LUTIM — Militansi kader dan pengurus Hanura di Luwu Timur (Lutim) patut diacungi jempol. Seluruh insan partai yang dirintis oleh Jenderal TNI (Purn) Wiranto itu all-out untuk memenangkan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz), sebagaimana sikap politik Hanura. Olehnya itu, kemenangan NH-Aziz di Bumi Batara Guwu menjadi harga mati bagi Hanura.

Ketua Hanura Lutim, Andi Hikmad, menyatakan seluruh kader dan pengurus partainya solid mendukung NH-Aziz. Terlebih, Hanura telah mengatur sanksi bagi insan partai yang bekerja setengah hati, apalagi jika ketahuan tidak bekerja untuk pasangan nomor urut satu. Bahkan, khusus untuk anggota DPRD dari Fraksi Hanura dituntut untuk bekerja maksimal dalam menggalang dukungan bagi NH-Aziz.

“Khusus kader Hanura yang merupakan anggota DPRD ya harga mati memenangkan NH-Aziz. Kalau ketahuan melenceng dari nomor satu, sanksinya bisa pemecatan dan PAW,” ucap Hikmad, Senin, 16 April.

Kata Hikmad, dukungan penuh kepada NH-Aziz dilatari oleh dua pertimbangan utama. Pertama, gagasan dan visi misi pasangan nasionalis-religius selaras dengan program dan tujuan Hanura dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kedua, NH-Aziz merupakan perlambang pembaharuan dan itu merupakan harapan publik demi Sulsel Baru yang lebih sejahtea dan berkeadilan.

“Hanura total mendukung NH-Aziz. Pertimbangan utamanya dua hal yakni kesamaan visi misi dan pembaharuan yang digagasnya. Kita sumpek di sini, pembangunan lambat, kalau bersama NH-Aziz maka pastinya akan lebih baik. Jangan sampai kita ketinggalan,” ujar Hikmad.

Lebih jauh, ia melanjutkan dukungan Hanura terhadap NH-Aziz tidak lepas lantaran komitmen membangun kampung ala pasangan tegas, merakyat dan religius. Kata Hikmad, langkah NH-Aziz untuk mundur dari hingar bingar pentas nasional demi membangun Sulsel Baru patut diapresiasi. Sangat jarang ada tokoh nasional yang mau ‘turun kasta’ untuk membangun kampung halamannya.

“Itu menunjukkan NH-Aziz tidak mengejar kekuasaan dan kekayaan. Yang paling utama, tergerak hatinya Hanura untuk memenangkan NH-Aziz karena komitmen bangun kampung tersebut,” pungkas dia. (*)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!