Cegah Pernikahan Dini, Kementerian PPPA Kirim Tim ke Bantaeng

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) tengah menindak lanjuti kasus rencana pernikahan yang akan diajukan sepasang kekasih yang masih berusia dini. Keduanya berasal dari Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

“Kalau tidak salah sudah masuk di unit pelayanan kita dan akan kami tindak lanjuti secepat mungkin, karena kami sudah launching secara nasional stop perkawinan anak,” ungkap Menteri PPA Yohana Yambesi di Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (16/4).

Bahkan, menurutnya sudah ada tim yang dirujuk untuk langsung mendatangi Bantaeng, mencegah terjadinya pernikahan kedua anak yang sudah terdaftar di KUA setempat.

“Baru saja disampaikan kepada saya, ada tim yang ke sana yang akan berusaha bagaimana mencegah ini. Karena kan UU ini masih berlaku UU 1/1974 tentang Perkawinan (UUP), jadi ini membutuhkan pendekatan pendekatan khusus dengan keluarga,” katanya.

Untuk mencegah pernikahan dini terjadi di daerah-daerah lain di Indonesia, menurutnya kini Kemen PPA akan melakukan edukasi dan pencerahan kembali pada kelurga. Bahwa anak-anak di usia 0 hingga 18 tahun, berhak mendapatkan hak-haknya.

“Sekarang kami fokus pada pencegahan, jadi kami tetap lakukan edukasi dan pencerahan kepada semua keluarga yang ada di Indonesia, agar mereka bisa menyadari bahwa negara melindungi anak anak, (khususnya) hak-hak anak untuk bersekolah, hak untuk bermain, dan kreatif,” jelas Yohana.

Sebelumnya, sepasang kekasih viral setelah keduanya mendaftarkan diri untuk menikah ke KUA Kecamatan Bantaeng. Meski sempat ditolak, keduanya pun diperbolehkan kembali untuk mengikuti bimbingan perkawinan dari KUA setelah mendapatkan dispensasi dari Pengadilan Agama.

Usia calon pengantin pria berusia 15 tahun 10 bulan. Sedangkan usia calon pengantin wanita berusia 14 tahun 9 bulan. Dan, sesuai UU 1/1974 tentang Perkawinan (UUP), keduanya belum masuki usia yang cukup untuk menikah. (zain/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar