Kembalikan Tas Polisi, Pedagang Es Malah Didakwa Curi Pistol

Mungkin ini yang disebut niat baik tidak selalu disambut baik. Seperti kisah Mohammad Rofiq, 32, yang akrab disapa Upik, pedagang es keliling di daerah Serangan, Denpasar Selatan, Bali.

===============

UPIK menemukan tas milik anggota Polisi, kemudian mengembalikannya. Tapi belakangan dia malah menjadi tersangka, bahkan kini duduk di kursi pesakitan dan didakwa mencuri pistol Polisi.

Upik terpaksa harus berurusan dengan hukum dalam berapa bulan terakhir ini. Mulai dari Polisi, Jaksa, dan yang terakhir ini duduk di dalam persidangan sebagai seorang terdakwa.

Aktivitasnya sebagai pedagang es keliling pun disetop sementara waktu. Selama berapa bulan ini, pria yang tinggal di Jalan Suwung Batankendal, Desa Suwung Batankendal, Denpasar Selatan ini keluar masuk tahanan. Bahkan sekarang seminggu sekali datang ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar untuk menjalani sidang.

Sidang terakhir yang dia ikuti berlangsung pada Selasa (10/4.2018). Saat itu sidang diisi dengan agenda eksepsi. Menyampaikan keberatan atas dakwaan pencurian yang dialamatkan kepadanya.

Mungkin Upik sendiri masih bingung. Bagaimana dia tiba-tiba begitu saja dituduh, bahkan didakwa mencuri pistol berikut pelurunya serta beberapa barang berharga milik anggota Polisi yang tugas di Polda Bali. Dia dijerat dengan Pasal 362 KUHP yang ancaman maksimalnya 5 tahun penjara.

Dalam pembelaannya yang disampaikan oleh tim pengacaranya dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar yang terdiri dari I Made Bagus Suardana, Nur Sodiq, dan Erma Lisnawati disebutkan, terdakwa sama sekali tidak mengetahui perihal pencurian pistol yang didakwakan kepada dirinya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...