Merasa Tersindir dengan Partai Setan, PDIP Minta Amien Rais Klarifikasi

Senin, 16 April 2018 - 15:45 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pernyataan Amien Rais terkait partai Allah dan partai Setan menjadi masalah baru di Indonesia. Banyak pihak yang tidak terima dengan pernyataan ini dan mengambil jalur hukum untuk memprosesnya.

Kabarnya, Cyber Indonesia telah melaporkan Amien Rais ke pihak kepolisian atas pernyataannya soal partai Allah dan partai Setan. Selain Cyber Indonesia, PDI Perjuangan pun mempermasalahkan pernyataan tersebut.

Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan meminta agar Amien Rais memberikan klarifikasi atas pernyataan soal partai Allah dan partai Setan. Menurut Arteria, banyak kader-kader PDI Perjuangan yang notabene adalah Islam garis keras.

“Kalau saya pribadi tidak bisa menerima, tapi saya berusaha juga untuk memahami kondisinya Pak Amien. Mudah-mudahan Pak Amien juga bisa mengklarifikasi kepada kita semua, di PDIP juga masih banyak kader-kader yang notabenenya Islam yang keras gitu, kaya kami dari Masyumi dan lain sebagainya yang masih ga rela bila dikatakan kami ini partai Setan,” kata Arteria usai menghadiri RDP dengan BNN di Gedung DPR RI, Senin (16/4).

Tak hanya itu, politisi asal Jawa Timur itu juga mengklaim bahwa dirinya beserta kader lainnya adalah mujahid-mujahid dari PDI Perjuangan. “Saya ini hizbullah, dan kami ini mujahid mujahid yang ada di PDIP kalau dikatakan demikian tentu kami tidak terima,” akuinya.

Anggota DPR RI yang dilantik gantikan Djarot Saiful Hidayat ini mengakui sedih mendengar pernyataan Amien Rais, karena sosok mantan Ketua MPR RI ini menjadi panutannya selama ini.

“Sangat sedih, sangat prihatin, tokoh yang jadi panutan saya juga Pak Amien melontarkan pernyataan yang sulit kami mengerti, kami beberapa kali mencermati dan berusaha juga ingin memperbaiki diri,” ujarnya.

Tak sampai disitu, Arteria juga menuturkan bahwa dirinya adalah bagian dari Masyumi, dan memiliki pemahaman agama lebih dalam. Untuk itu, dirinya tidak menerima jika dibilang bagian dari partai Setan.

“Saya ini orang Masyumi yang mungkin bicara keislaman kami ini lebih dalam, tapi kami dibilang partai besar yang termasuk partai Setan, itu yang tidak bisa kami terima,” tegas Arteria. (Aiy/Fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *