Pihak Kampus Tunggu Hasil Investigasi Polisi Terkait Tewasnya Mahasiswa UNP – FAJAR –
Kriminal

Pihak Kampus Tunggu Hasil Investigasi Polisi Terkait Tewasnya Mahasiswa UNP

FAJAR.CO.ID, KEDIRI – Berita meninggalnya salah seorang mahasiswanya yang sedang mengikuti kegiatan UKM pecinta alam membuat UN PGRI Kediri berduka. Pihak kampus tersebut merasa terpukul dengan kejadian yang tak terduga itu.

“Iya benar, Mas, ada mahasiswa kami yang meninggal dunia karena tenggelam saat kegiatan diklat di Kandangan,” jelas Sigit Widiatmoko, kepala Biro Kemahasiswaan UNP.

Menurut Sigit, kejadian ini benar-benar di luar dugaan. Pihak kampus tidak menduga kegiatan yang digelar oleh salah satu UKM itu sampai menimbulkan korban jiwa.

Saat ini, sambung Sigit, pihak kampus masih menunggu perkembangan yang terjadi. Termasuk menunggu penyelidikan dari pihak kepolisian. Karena itulah, Sigit mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih banyak terkait masalah ini. Termasuk apa yang menyebabkan perahu para mahasiswa itu terbalik.

“Saat ini pihak berwajib (polisi, Red) masih melakukan penyidikan. Kabarnya, dugaan sementara tenggelamnya korban adalah akibat adanya air bah yang datang secara mendadak,” jelasnya.

Ketika ditanya langkah apa yang akan dilakukan pihak kampus setelah terjadinya insiden tersebut, Sigit menyebut akan melakukan beberapa evaluasi. Terutama evaluasi pada kegiatan diklat mapala tersebut. Namun, dia masih menunggu hasil penyidikan polisi dan juga keterangan dari penyelenggara diklat tersebut.

Pihak kampus akan berusaha mencari tahu penyebab kecelakaan tersebut. Faktor apa saja yang menjadi pemicunya. Termasuk bakal mencermati sejauh mana panitia mengupayakan soal safety saat berkegiatan.

Yang pasti, tambah Sigit, pihak kampus akan menekankan soal keamanan dan keselamatan saat berkegiatan. Khususnya saat melakukan kegiatan di luar kampus.

Sementara itu, suasana kampus UNP tadi malam terlihat lengang. Di kampus yang terletak di Mojoroto tersebut, ruang UKM pecinta alam terlihat kosong. Sementara, beberapa sekretarian UKM yang lain, seperti korps sukarela, terlihat masih ada kegiatan. Beberapa mahasiswa yang ada di UKM itu mengaku telah mendengar kabar duka yang menimpa salah satu rekannya.

Sementara itu, seorang petugas keamanan kampus juga membenarkan kabar tersebut. Menurut petugas bernama Suprapto itu, pihak kampus juga langsung merespon cepat musibah tersebut. Pukul 20.00 tadi malam, pihak rektorat juga pergi ke rumah duka untuk menyampaikan bela sungkawa. Menurut petugas itu, Rektor Sulistyono dan Ketua Yayasan Profesor Sugiono langsung mendatangi rumah duka yang berada di Nganjuk. (Fajar/JPR)

Click to comment

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!