STKB di Gowa Disoal, Kepsek SMP 2: Semua Siswa Saya Bisa Membaca

Selasa, 17 April 2018 - 05:02 WIB

FAJAR.CO.ID, GOWA — Fenomena miris dunia pendidikan di Kabupaten Gowa, Sulsel, terus menjadi sorotan. Hal tersebut mengacu pada laporan masih banyaknya siswa yang kurang lancar membaca.

Dikabarkan salah seorang pelajar SMP Negeri 2 Sungguminasa berinisial MFA(14) terindikasi kurang lancar membaca. Selain di sekolah negeri, sekolah swasta juga tak sedikit memiliki pelajar yang belum lancar membaca.

Terkait hal tersebut, Kepala SMP Negeri 2 Sungguminasa, Adri Lairing, membantah jika siswanya kurang lancar membaca. Menurutnya hasil survei tersebut hanya didasarkan pada satu orang dari 1409 siswa.

“Itu tidak sesuai pemberitaan, kemarin kita tes membaca itu anak ternyata lancar, cuma yang saya bilang kemarin bahwa kalau di sini semua lancar membaca, saya tidak tahu sekolah lain,” ujar Adri Lairing saat dikonfirmasi, Senin (16/4/2018).

Menurutnya, Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB) yang diterapkan di Kabupaten Gowa, sudah sangat baik. Dan, setiap sekolah punya tanggung jawab terhadap siswanya masing-masing.

“Semua sekolah pasti punya kepala sekolah. Dan, saya bisa pertanggungjawabkan kalau siswa saya lancar membaca,” tegas Adri.

Ia merasa sorotan terhadap program SKTB di Kabupaten Gowa adalah upaya menjebak salah satu kandidat pada pilgub lewat pendidikan. Terlebih data yang ditunjukkan tidak valid.

“Yang saya kaget seakan-akan saya yang kasih data, padahal saya bukan kepala dinas. Dan berita ini bisa menguntungkan orang lain, sekaligus menghancurkan saya juga,” jelasnya.

Program SKTB sendiri telah diperkenalkan sejak 2011. Meski begitu, landasan pelaksanaannya baru diterbitkan dua tahun berselang melalui Perda Kabupaten Gowa Nomor 10 Tahun 2013. (sul/fajar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *