Jelang Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok di Palopo Mulai Naik

Rabu, 18 April 2018 - 12:27 WIB

FAJAR.CO.ID, PALOPO — Meski bulan puasa masih sekira satu bulan lagi, namun harga kebutuhan pokok di Pusat Niaga Palopo (PNP) mulai merangkak naik. Pedagang eceran di pasar tidak bisa berbuat banyak, karena harga dari distributor atau suplayer yang tinggi.

Barang yang mulai naik harganya seperti telur, gula pasir, cabe, tomat, dan sebagainya. Sementara harga beras relatif stabil, sedang ikan masih tinggi. Walau harga agak naik sedikit, namun ketersediaan stok sembilan kebutuhan pokok cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

”Tidak bisa dihindari kenaikan harga karena hukum pasar memang demikian. Pedagang juga tidak bisa berbuat banyak karena harga dari distributor yang naik. Yang penting kenaikannya wajar dan stok cukup. Kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) PNP, Arfa Biro

Aktivitas jual beli di PNP terlihat ramai. Pedagang terlihat nyaman semangat berjualan. Pembeli pun nampak berbelanja seperti biasa, tidak terlihat adanya keluhan walau harga barang relatif naik.

Harga telur ayam agak mahal dibanding biasanya. Harganya saat ini Rp45 ribu per rak. Biasanya hanya Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per rak. Jadi ada kenaikan sekira Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per rak.

Demikian halnya harga ikan, masih agak mahal walau tidak mahal-mahal amat. Menurut Wawan, salah seorang penjual ikan di PNP, harga ikan belado Rp50 ribu per 7 ekor, yang biasanya hanya Rp35 ribu.

Masih tingginya harga ikan dijelaskan lebih jauh oleh John, pedagang ikan dituakan di PNP, walau usianya masih relatif muda. Menurutnya, pihaknya beli ikan di TPI dengan harga Rp600 ribu per basket. Yang biasanya hanya Rp400 ribu per basket. Kalau lagi banjir tangkapan nelayan hanya Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per basket.

Cabe pun agak tinggi dari biasanya, yakni Rp20 ribu per liter. ”Biasanya hanya Rp15 ribu atau bahkan Rp7 ribu per liter,” kata Mama Herdy, penjual sayur di PNP. Begitu pun tomat Rp10 ribu per kg, yang biasanya hanya Rp5 ribu hingga Rp7 ribu per kg.

Lantas bagaimana dengan gula pasir? Ternyata harganya juga naik. Normalnya harga gula pasir Rp12 ribu per kg. Namun menurut Mama Ino, penjual barang campuran di PNP, harga gula pasir sekarang Rp13 ribu hingga Rp14 ribu.

Ia tidak bisa berbuat banyak menjual gula pasir dengan harga Rp12 ribu, karena beli gula di distributor juga naik harganya. Mama Ino beli gula di distributor dengan harga Rp545 ribu per sak ukuran 50 kg.

Sementara harga beras naik turun. Kadang harga beras medium Rp9 ribu, kadang pula Rp11 ribu. ”Sekarang ini hanya Rp9 ribu untuk beras medium. Dan Rp12 ribu untuk beras premium,” ungkap Arfa Biro.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.