Kacah Mobil Pecah, Duit Rp40 Juta Melayang

Rabu, 18 April 2018 - 10:04 WIB

FAJAR.CO.ID, PALANGKA RAYA – Lama tak terdengar kasus pencurian nasabah bank bermodus pecah kaca mobil, kini kejadian itu  kembali menggemparkan masyarakat Kota Palangka Raya. Kali ini dialami saudagar keturunan Arab, Muhammad Syakir (35) warga Jalan Kalibata. Pedagang bahan pakaian di depan Pasar Kahayan itu terpaksa harus ikhlas kehilangan uang tunai Rp 68 juta, macam-macam batu-batuan berupa jambrut seharga Rp 40 juta.

Peristiwa pecah kaca itu terjadi tepat di depan tokonya di Jalan Tjilik Riwut kilo meter 1, Senin (16/4) sekitar pukul 14.00 WIB. Sesaat ketika korban baru datang usai mengambil uang tunai di bank BCA Ahmad Yani.Diduga korban sudah menjadi incaran pelaku dan dibuntuti hingga akhirnya peristiwa naas itu terjadi.

Kepada Radar Palangka, korban menyebutkan tak menyangka peristiwa itu terjadi. Ia pun seperti biasa mengambil uang tunai ke bank BCA dan meninggalkan barang berharga itu di dalam mobil. Sebelum itu dirinya meninggalkan mobil untuk salat di masjid terdekat, tak lama masyarakat berteriak dan ternyata uang di dalam tas raib dengan kondisi kaca mobil pecah.

Syakir mengatakan tidak merasa ada seseorang yang membuntuti. Dirinya pun memang sudah biasa meletakkan tas itu di dalam mobil.

“Uang itu sebenarnya untuk membayar sarang walet dan saya tidak tahu ada yang membuntuti. Nah ketahuannya setelah salat dari masjid melihat kaca pecah, dalam tas itu dokumen dan barang berharga lainnya,” tuturnya terlihat santai.

Sementara itu, Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Harman Subarkah mengatakan pihaknya mesih melakukan pengembangan dan penyelidikan dalam kasus tersebut. Diduga korban memang sudah dibuntuti oleh pelaku karena pelaku mengetahui ada barang berharga di dalam mobil tersebut.

Harman menambahkan masyarakat diharapkan bisa memberikan informasi agar kasus itu segera terungkap dan pelaku bisa diringkus.

”Masih lidik intinya, jadi bila ada info atau warga melihat ada pergerakan mencurigakan segera dilaporkan untuk kami lakukan tindak lanjut agar hal ini segera diuangkap,” pungkasnya.

Pantauan Radar Palangka di lokasi kejadian korban menggunakan mobil Mitsubishi bernomor polisi KH 1239 AQ. Posisi saat kejadian memang tergolong ramai tetap para pedagang lain sama-sama asyik melayani pelanggan. Insiden itu bahkan tidak diketahui oleh pedagang lain, padahal posisinya bersebelahan dari toko korban.

Posisi kaca bagian kiri terlihat pecah beraturan, diduga pelaku merupakan jaringan profesional spesialis pecah kaca menggunakan alat tertentu. Di lokasi tim identifikasi langsung melakukan pemeriksaan dan saat ini ratusan personel polisi menyebar untuk mempersempit ruang gerak pelaku.

Kuat dugaan pelaku berjumlah dua orang, satu menjadi eksekutor dan satunya menunggu di sepeda motor matic. Usai beraksi mengarah ke luar kota. Kini kasus itu sudah ditangani kepolisian untuk dilakukan penyelidikan dan pengembangan. (daq/vin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *