Pernikahan Dini di Bantaeng, Mempelai Pria Siapkan Mahar Fantastis

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BANTAENG — Sepasang kekasih remaja di Kabupaten Bantaeng direncanakan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. Lika-liku perjalanan keduanya, berbuah kebahagiaan demi menempuh bahtera rumah tangga.

Setelah mendapatkan dispensasi dari pengadilan agama Bantaeng, pasangan calon pengantin yang masih sama-sama duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini akan melangsungkan pernikahan dalam 10 hari kedepan.

Pihak keluarga mempelai pria pun sudah mempersiapkan mahar yang akan diberikan kepada calon pengantin perempuan.

Dalam adat masyarakat Sulawesi Selatan, mahar alias uang panaik menjadi hal penting sebelum digelarnya resepsi. Hal itu mengacu pada persiapan resepsi sang pengantin perempuan. Kemeriahan resepsi pengantin perempuan tergantung seberapa besar jumlah mahar dari mempelai laki-laki.

Lantas berapa mahar yang digelontorkan mempelai laki-laki SY(15) untuk pasangannya FA(14) itu?

Dikabarkan, pihak keluarga SY telah mencapai kesepakatan dengan menyerahkan mahar senilai 10 juta rupiah kepada calon mempelai wanita itu. Tak tanggung-tanggung, mempelai laki-laki juga menyelipkan lima hektar tanah sebagai pelengkap.

“Ada juga beras 200 liter dan tanah lima hektar,” jelas wali mempelai laki-laki, Sannah di KUA Kecamatan Bantaeng, Senin (16/4/18).

Walaupun belum menikah secara resmi, dikabarkan pasangan tersebut telah melangsungkan resepsi sebulan yang lalu. Usai menikah di KUA, mereka akan tinggal di rumah orang tua mempelai laki-laki. (sul/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment