Fakta Terbaru, Pipa Minyak yang Bocor di Teluk Balikpapan Ilegal

Kamis, 19 April 2018 22:27

FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN – Investigasi terhadap putusnya pipa Pertamina menguak fakta baru. Ada lima pipa bawah laut yang melewati Teluk Balikpapan. Di mana satu di antaranya belum terdaftar di Pushidrosal sehingga tak masuk peta bawah laut. Namun, Pertamina telah memastikan bahwa pipa tersebut bukan miliknya.Sebelumnya, hal ini diungkap oleh Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL berdasarkan hasil investigasi. Pipa yang tak terdaftar itu terpendam dalam tanah di dasar laut dan baru diketahui setelah scan menggunakan magnetometer detector.Kepala Pushidrosal, Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro mengatakan, pipa itu ilegal bagi Pushidrosal. Tapi, bisa saja tahapan perizinan dan lain-lain sejatinya sudah dilalui. Hanya saja tidak dilaporkan ke Pushidrosal. Karena kewajiban operator adalah melaporkan kepada pemerintah setiap kegiatan di bawah laut, dalam hal kepada Dirjen Perhubungan Laut. Nah, kewajiban untuk melapor ke Pushidrosal ada pada Permenhub 179/2016.Dia menambahkan, idealnya, setiap kegiatan di laut didahului dengan studi kelayakan. Di mana pada saat ini, Pushidrosal sudah harus dilibatkan untuk memberikan masukan kondisi di bawah air. Kemudian, berlanjut pada penyusunan amdal, di mana Pushidrosal dilibatkan sebagai tim ahli. Dilanjutkan dengan pengurusan perizinan dan mulai pekerjaan. Pada saat itu, Pushidrosal akan mengumumkan kegiatan itu sehingga pelayaran tak terganggu.“Ketika kegiatan sudah selesai baru kami lakukan survei dan dimasukkan dalam peta bawah laut. Nah, kerugiannya ketika itu tidak dilaporkan, ketika misalnya terjadi apa-apa, kecelakaan misalnya, mereka tidak bisa klaim,” pungkasnya.

Bagikan berita ini:
6
1
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar