Hasil Survei Median Jokowi Kalah, Begini Tanggapan Ketum Hanura

Kamis, 19 April 2018 - 12:24 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Lembaga survei Media Nasional (Median) berhasil membuat partai koalisi Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 panas-dingin, dengan hasil survei terbaru mereka.

Dalam hasil survei Lembaga Median kemarin, sebagian besar masyarakat Indonesia menginginkan Presiden baru di Pilpres 2019. Dalam hasil survei Median, hanya 46 persen warga Indonesia menginginkan Jokowi kembali memimpin Indonesia.

Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) menyarankan agar hasil survei seperti begitu tak perlu dipercayai, karena hampir semua hasil survei sering berbeda-beda.

“Itu survei kita tidak bisa terlalu percaya, dan ada survei yang bagus dari sebelah sini, ada survei yang jelek dari sebelah sini, ini sah-sah saja,” kata OSO di Gedung DPR RI, Kamis (19/4).

Dikatakan OSO, hasil survei semua itu akan terbukti di lapangan saat berlangsungnya Pilpres nanti. Untuk masalah Pilpres, kata OSO tak bisa berandai-andai soal hasil terakhir.

“Tapi nanti, kita akan uji di lapangan dan uji di lapangan pada saat Pilpres. Tidak bisa kita berandai-andai sekarang seolah-olah apa yang hasil survei ini sudah pasti. Dulu banyak hasil survei si A menang, tapi ternyata kalah. Ya kan,” ucap OSO.

Lanjut OSO, meski hasil survei Median menempatkan Jokowi diposisi kalah tak membuat partai pengusungnya khawatir, karena masyarakat Indonesia sudah cerdas.

“Saya pikir buat apa terlalu khawatir ya, anak-anak bangsa Indonesia ini sudah cerdas, termasuk kalian. Kalian ini cerdas, kalian ini pura-pura tidak cerdas saja, kenapa? Ingin menggali sesuatu yang menemukan hasil yang maksimal itu sah saja. Jadi sama saja dengan orang politik,” ujarnya.

“Jangan khawatir, yang penting Pilpres Pilkada berjalan dengan tertib, aman, dan bermartabat,” tutupnya. (Aiy/Fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.