Jaga Titik Rawan di Palopo, Polda Kirim 1 Kompi Brimob

Kamis, 19 April 2018 09:23

Ilustrasi anggota Brimob-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, PALOPO — Satu kompi atau 120 personel Brimob diterjunkan Polda Sulsel ke Kota Palopo. Mereka ditugaskan menjaga dan mengamankan kantor Panwaslu setempat, serta mengantisipasi aksi massa.Langkah tersebut diambil menyusul kian memanasnya suhu politik di wilayah tersebut, setelah panwaslu Kota Palopo memutuskan calon wali kota petahana Judas Amir melanggar pasal 71 ayat 2 Undang-undang nomor 10 tahun 2016. Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta untuk mendiskualifikasi pasangan Judas Amir-Rahmat Masri Bandaso (Juara).Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, mengatakan pengiriman satu kompi personel Brimob ke Palopo dimaksudkan guna mencegah serta mengantisipasi aksi anarkis dan kericuhan.”Personel Brimob yang diterjunkan ke sana ditempatkan di beberapa titik yang dianggap rawan. Seperti kantor Panwaslu, KPU, kantor wali kota dan gedung DPRD Palopo. Sebab dikhawatirkan, massa pendukung pasangan calon akan berbuat hal-hal yang tidak diinginkan, hingga melakukan pengruskan fasiliats umum,” terang Dicky.Selain satu kompi personel Brimob, pengamanan juga melibatkan jajaran Polres Palopo. Seperti diketahui, Pilkada Palopo mulai memanas usai Panwaslu menetapkan pasangan Juara telah melanggar pasal 71 ayat 2 UU nomor 10 tahun 2016.Haerul Salim selaku Master Campaign Juara, mengingatkan kepada Panwaslu untuk tidak main- main dalam mengambil keputusan. Menurutnya, pada beberapa kasus yang ditangani, setiap mengambil keputusan Panwaslu menyampaikan secara resmi dengan mengundang media untuk konferensi pers.

Komentar