Alfi Nekat jadi Janda Muda Karena sudah tak Tahan

Jumat, 20 April 2018 - 02:05 WIB
Ilustrasi penganiayaan. (Foto: Pixabay)

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA – Bahtera rumah tangga antara Suhardin (23) dan Alfi (23) bak telur di ujung tanduk. Keduanya pun bisa mengakhiri kebersamaan lebih cepat. Kemarin (18/4), Suhardin yang datang ke kediaman Alfi di Jalan Biawan, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir, bukannya membicarakan baik-baik masalah yang menerpa rumah tangganya. Suhardin malah main pukul alias menganiaya Alfi. Ulahnya itu yang membuat Suhardin terancam 5 tahun penjara.

Penganiayaan tersebut bermula dari kedatangan Suhardin untuk menemui istrinya, Alfi. Kabarnya, Suhardin ingin rumah tangganya membaik. Dia ingin rujuk. “Saya ini ingin membicarakan baik-baik, tapi omongan dia tidak enak,” ujar Suhardin. Merasa sudah tak dianggap, pria berwajah oval itu naik pitam.

Tangan kanannya langsung mengarah ke leher Alfi. “Saya cekik, terus dorong,” ujarnya. Setelah Alfi tersungkur, amarah pelaku ternyata belum berhenti, malah makin membuncah. Bertubi-tubi kepala dan tubuh istrinya dijadikan samsak. Sementara itu, Alfi hanya bisa menjerit. Tubuhnya memar-memar karena aksi “karate” suaminya itu.

Puas menghajar istrinya, Suhardin melengos pergi. Sedangkan Alfi ditemani keluarganya melapor ke Polsek Samarinda Kota. Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk mengetahui keberadaan pelaku. Suhardin langsung disambangi di tempatnya bekerja dan langsung diringkus. “Kenapa, Pak? Kok saya dimintai keterangan,” tanya Suhardin. Tiba di markas kepolisian Jalan Bhayangkara, Samarinda Kota, Suhardin akhirnya mengaku.

Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Kota Ipda Purwanto menjelaskan, sesuai dengan laporan korban, polisi berusaha mengoptimalkan pengaduan. “Soal pencabutan itu nanti, yang jelas kami sudah berusaha menjalankan tugas,” sebut perwira balok satu tersebut. Terlebih apabila antara Suhardin dan Alfi ingin menyelesaikan secara kekeluargaan. “Tentunya lebih baik,” sambungnya. (*/dra/iza/k8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.