Gerindra Sebut SBY Disandera Dikasus Century, Demokrat Ngamuk

Jumat, 20 April 2018 - 13:34 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Partai Demokrat akhirnya angkat bicara soal Pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fery Julianto yang mengatakan, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersandera oleh kasus korupsi Bank Century yang melibatkan mantan Wakil Presiden Boediono.

Dalam pernyataan Fery, dirinya menuturkan bahwa pertemuan SBY dan Menkopolhukam Wiranto untuk membicarakan perkembangan kasus korupsi Bank Century, hingga masalah itu terkesan SBY sedang disandera oleh Menpolhukam (Pemerintah-red) saat ini, agar Demokrat bisa mengambil keputusan untuk mendukung Joko Widodo di Pilpres 2019.

“Partai Demokrat sangat menyesalkan dan menyayangkan pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang terlalu tendensius dan menerka-nerka serta meraba-raba di ruang gelap. Fery Jualianto menanggapi pertemuan SBY – Wiranto dengan komentar yang tidak bijak dan asal ngomong,” kata juru bicara Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean lewat rilisnya di grup WhatsApp, Jumat (20/4).

Menurut Ferdinand, apa yang disampaikan oleh Fery Julianto tidak benar. Karena, dalam pertemuan SBY dan Wiranto tidak ada pembahasan terkait masalah Bank Century, dan juga tidak ada ancaman buat ketua umum partai berlambang Mercy itu.

“Apa yang disampaikan Fery Julianto tidak benar sama sekali. Tidak ada pembicaraan seputar kasus Century untuk menyandera SBY. Tidak ada ancaman atau tekanan apapun kepada SBY agar mendukung Jokowi. Tidak sama sekali,” ucapnya.

Praktisi hukum itu menegaskan, bila SBY dan Partai Demokrat tidak memiliki keterkaitan sedikitpun dengan kasus korupsi Bank Century, dan keduanya terbebas dari kejahatan tersebut. “Apalagi kasus Century, Demokrat dan SBY bersih dari kasus Century karena tidak menerima apapun dari Century,” tegasnya.

Dikatakan Ferdinand, masalah Bank Century tidak masuk dalam kasus kebijakan hingga SBY dan Partai Demokrat tidak terlibat dalam kasus gratifikasi tersebut. “Kasus Century bukan kasus kebijakan yang di usut KPK tapi terkait dengan suap, gratifikasi,” paparnya.

“Demokrat dan SBY tidak ada sama sekali terlibat dalam kasus gratifikasi tersebut, sehingga adalah tidak mungkin SBY bisa ditakut-takuti oleh kasus hukum Century.

Fery Julianto tampaknya sedang menunjukkan kegalauan dan ketakutan Gerindra bila SBY dan Demokrat pada ujungnya mendukung Jokowi,” tambahnya.

Diketahui, Menpolhukam Wiranto baru-baru ini melakukan pertemuan dengan Susilo Bambang Yudhoyono untuk membicarakan keamanan jelang berlangsung Pilkada serentak dan Pilpres 2019 mendatang. (Aiy/Fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.