Helikopter Milik Perusahaan Tambang di Marowali Jatuh, Satu Warga Lutra Tewas Tertimpa

Jumat, 20 April 2018 - 14:08 WIB

FAJAR.CO.ID — Helikopter jatuh di kawasan Industi Morowali, Sulawesi Tengah, Jumat (20/4) sekitar pukul 10.30 Wita. Seluruh penumpang dan awak pesawat selamat.  Empat penumpang helikopter bersama dua orang pilot yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok mengalami luka-luka. Mereka adalah Xi Lai Wang, Yan Yun, Di Yi Fei, Guan Kejang, Zhao Yipu dan Du Gui.

Tapi seorang warga yang berada di lokasi sedang berjalan tewas tertimba besi terbang tersebut. Salah seorang karyawan PT. IMIP asal Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan meninggal akibat terkena baling baling helikopter. Korban bernama Aris Heni Irawan (23).

Korban diketahui terkena baling-baling helikopter saat melintasi di depan pos 2. Akibatnya, Aris Heni Irawan mengalami putus kaki kanan, punggung nyaris putus, dan tangan kanan putus.

Hal tersebut dibenarkan, Humas dan Media Relation PT IMIP. “Iya betul ada satu pekerja bernama Aris Heni Irawan (25) yang tewas tertimpa helikopter,” kata  Kepala Humas PT IMIP Dedi Kurniawan, saat dikonfirmasi Jumat (20/4).

Helikopter jenis PK-WSX jatuh di kawasan industri PT IMIP Morowali, perusahaan tambang di Sulteng. Heli jatuh setelah 10 menit lepas landas.

Dedi Kuriawan menjelaskan, Aris saat itu sedang melintas di jalan tempat helikopter itu jatuh. Saat ini, korban sudah berhasil dievakuasi dari material helikopter. “Sudah berhasil dievakuasi. Sekarang sudah diserahkan kepada keluarga,” imbuh dia.

Helikopter itu mulai lepas landas (take off) untuk terbang menuju Bandara Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara. Helikopter itu memuat 6 penumpang, 1 pilot, dan 1 kopilot. Namun, baru 5 atau 7 menit terbang, tiba-tiba helikopter itu putar balik mengarah kembali ke helipad (tempat pendaratan).

Saat putar balik itu, posisi helikopter sudah berada di atas laut. “Dalam jarak lebih  kurang 100 meter dari helipad, tiba-tiba helikopter itu jatuh,” ujar Dedi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *