Ini Gaya Jenita Janet Tebar ‘Virus’ Wonderful Indonesia di Nunukan

NUNUKAN - Sekitar 5000 orang berkumpul di Saturiah Waterpark, Nunukan, Kalimantan Utara, Rabu (18/8) malam kemarin. Pakaiannya tidak ada yang sama. Logat bahasanya juga lain-lain. Semuanya kumpul untuk menyaksikan konser Crossborder Jenita Janet.

Menpar Arief Yahya memang tengah agresif membidik crossboder melalui sentuhan pariwisata. Nunukan, Kalimantan Utara, yang berbatasan dengan Serawak Malaysia, juga ikut dibidik. Mimpinya hanya satu. Dia ingin menaikkan status ekonomi dan sosial masyarakat perbatasan. Simpul-simpul ekonominya dibantu lewat crossborder concert seperti yang kerap heboh di Atambua, Dili, Papua, Entikong, Sanggau dan Aruk.

Tanggal 18 April 2018 pun dipilih. Kalau ditulis dengan gaya milenial, angkanya gampang diingat. Diawali 18, diakhir dengan 18 juga. 18.04.18! Sebagian orang bilang itu angka hoki. Ada juga yang bilang itu angka istimewa. Yang jelas, saat konser di Saturiah Waterpark, Nunukan, Kalimantan Utara, ada nama beken yang naik ke atas panggung. Namanya, Jenita Janet, pedangdut yang terkenal dengan tembang Direject-nya itu.

Hasilnya? Konser di border area itu langsung heboh. Tua-muda, laki-laki, perempuan, WNI-warga Malaysia, semuanya kompak bergoyang dangdut hingga pukul 23.00 WITA. Nunukan pun langsung hidup. Maklum, jarang sekali ada konser musik dengan bintang yang ngetop di layar kaca, yang orang-orang perbatasan (baik di Indonesia maupun di Malaysia) bisa melihatnya tampil. ”Senyum sapa penuh Wonderful Indonesia yang penuh kehangatan membuat saya ingin terus datang ke Nunukan,” tutur pedangdut Jenita Janet.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...