Jaksa Agung Pastikan, Tersangka Penyelundupan 1 Ton Sabu Terancam Hukuman Mati

Jumat, 20 April 2018 - 18:16 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA, – Jaksa Agung HM Prasetyo memastikan para tersangka penyelundupan 1,6 ton narkoba jenis shabu shabu di Batam akan ditunut maksimal yakni hukuman mati.

“Udah pasti maksimal, apalagi 1 ton. 2 atau 3 kilo aja kita ancam mati,” katanya di Kejaksaan Agung Jakarta, Jumat (20/4).

Namun, kata Prasetyo tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) nantinya akan kembali melihat dari fakta dan peran  dari kesalahan para tersangka. “Tapi kita lihat derajat kesalah pelakunya, nanti peran pelaku seperti apa, kita lihat nanti,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini banyak para pelaku kejahatan narkoba ketika tertangkap mengakui hanya sebagai kurir atau perantara untuk membawakan barang haram tersebut.

“Sekarang ini kan selalu mengaku dirinya kurir, (narkiba) punya orang lain, tapi kita meski melihat lagi. Kurir itu kurir seperti apa, kalau jaringan internasional, kalau dia jaringan internasional bagian sindikikat bandar tetap kita tuntut maksimal,” tutupnya.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu Tim Gabungan Polri dan Bea Cukai berhasil mengagalkan penyelundupan narkoba jenis Shabu sebanyak 1,6 Ton di Batam. Barang haram itu diselundupkan melalui jalur laut.

Hingga kini proses penyidikan terhadap para tersangka masih berjalan dan para tersangka terancam hukuman maksimal yakni hukuman mati. (lan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.