Ketum PPP Tertawa Dengar Tawaran Sandiaga Uno

Jumat, 20 April 2018 - 16:30 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy telah bertemu dengan Ketua Tim Pemenangan Prabowo Subianto di Pilpres 2019, Sandiaga Uno. Dalam pertemuan itu, kedua tokoh menyinggung masalah dinamika pemilihan presiden.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP Arsul Sani mengatakan, ada tiga opsi yang dibicarakan Rommy dan Sandi soal Pilpres 2019.

Pertama, terjadi pertarungan lagi antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Kedua, terbuka kemungkinan persaingan antara Jokowi dengan sosok dari sipil atau militer yang ditunjuk Prabowo.

Ketiga, masih terbuka kemungkinan Jokowi – Prabowo bergandengan sebagai capres dan cawapres.

Nah, Arsul menegaskan, jika memang opsi pertama terjadi, PPP tidak akan mau beralih dukungan untuk mendukung Prabowo.

“Ada pembicaraan, kalau opsinya yang pertama dan kemudian PPP mau mengubah arah dukungan. Bercanda itu. Kami menanggapinya dengan tertawa saja, tidak bisa dianggap sebagai sesuatu yang serius,” kata dia di gedung DPR, Jakarta, Jumat (21/4).

Dia menegaskan, PPP sampai saat ini teguh, baik di forum permusyawaratan, bahkan di Munas Alim Ulama pekan lalu, untuk kembali mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Dia menambahkan kalau sekarang ini memang sudah masuk shopping periode atau musim belanja politik.

Menurut Arsul, yang menawarkan atau berkomunikasi dengan PPP tidak hanya Partai Gerindra saja. Namun, ujar Arsul, ada pihak-pihak lain yang mencoba membangun komunikasi termasuk untuk menghidupkan poros ketiga. “Ya biarkan shopping periode itu berjalan,” katanya.

Menurut dia, kalau di koalisi Jokowi, sudah disepakati nanti bahwa begitu pilkada baru akan kumpul. “Saya kira tidak lama, tidak lebih dari 1,5 bulan. Jadi akan mengerucut setelah 27 Juni, setelah pilkada,” ungkap anggota Komisi III DPR ini. 

(boy/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *