Usai Selfie, Pemuda Ini Langsung Gantung Diri

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, PALANGKARAYA – Warga Perumahan Borneo Blok A, Jalan Kecipir, Palangka Raya, Rabu (18/4) pukul 06.30 WIB mendadak geger. Musababnya, ditemukan seorang pria tewas tergantung di kamarnya.

Buruh angkut barang atas nama Muhammad Sain tersebut, diduga mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Saat ditemukan, tubuh pria 21 tahun itu tergantung dengan seutas tali nilon warna biru dalam kamar tidurnya.

Informasi yang dihimpun dari kepolisian serta keterangan Mulyadi, kakak korban, pada malam hari, Muhammad Sain sempat swafoto menggunakan handphone-nya. Bahkan dia sempat foto kasur tempat tidur serta foto tali nilon yang kemudian ditemukan terikat pada lehernya.

Menurut Mulyadi, almarhum merupakan sosok pendiam. Karena selama ini kurang berkomunikasi dengan anggota keluarga yang lainnya. Sebelum ditemukan tergantung, korban terlihat biasa-biasa saja. Tidak ada kejanggalan atau firasat apapun. Dia melakukan aktivitas seperti biasa, yaitu buruh angkut barang.

“Pada malam harinya, korban sempat mandi terlebih dahulu. Setelah itu masuk dalam kamar untuk merokok, dan pintu kamar masih terbuka. Mungkin setelah kami tidur, baru dia tutup pintu kamar tersebut,” kata Mulyadi kepada polisi yang memintai keterangannya di depan kamar mayat RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, kemarin pagi, dikutip dari Kalteng Pos (Jawa Pos Group).

Mulyadi mengaku tidak tahu apa penyebabnya sehingga Sain ditemukan tewas tergantung dengan tali nilon. Pada malam itu, Mulyadi juga tak mendengar ada teriakan dari dalam kamar korban. Baru pada pagi hari pukul 06.30 WIB, dia melihat adiknya sudah tewas tergantung. Tali nilon warna biru terlilit pada leher Sain dan digantung ke atas dua lubang angin, tepat di atas jendela kamar tidur korban.

“Pagi hari, saya membuka pintu kamarnya, hendak mengajak dia makan kue. Tapi saya melihat korban sudah tergantung dengan tali pada leher di kamarnya,” tambah Mulyadi.

Kapolsek Pahandut AKP Rony Wijaya, membenarkan telah ditemukan seorang pria tewas tergantung dengan seutas tali di Perumahan Borneo Sajahtera Blok A. Saat olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan korban dalam posisi tergantung. Di atas kasurnya ditemukan handphone korban. Setelah dibuka handphone-nya, polisi menemukan foto-foto terbaru Muhammad Sain yang merupakan hasil swafoto pada malam hari sebelum kejadian.

“Korban sempat selfi sebelum meninggal, karena di handphone korban ditemukan foto kasur dan seutas tali yang dijadikannya untuk mengakhiri hidupnya,” kata Rony Wijaya di depan kamar mayat RSUD dr Doris Sylvanus, Rabu (18/4).

Walaupun ditemukan tewas tergantung, menurutnya, polisi akan tetap melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab sebenarnya hingga merenggut nyawa Muhammad Sain.

Sementara, Dokter Forensik RSUD dr Doris Sylvanus, dr Ricka Brilianty mengatakan, dari hasil visum disimpulkan korban tewas sekitar 11-12 jam sebelum ditemukan. Dugaan sementara, murni bunuh diri. Hal itu dilihat berdasarkan hasil visum.

Selain itu, saat diperiksa, ditemukan luka bekas sayatan kecil pada pergelangan tangan kiri korban, namun tidak dalam. “Jika melihat dari ikatan tali untuk gantung diri, korban benar-benar mempersiapkannya,” ungkapnya di RSUD dr Doris Sylvanus, kemarin. (Fajar/JPG)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment