Gerindra Sambut Wacana PPP Bakal Tinggalkan Koalisi Jokowi

Sabtu, 21 April 2018 - 04:03 WIB
Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy (Rommy) saat menemani Presiden Joko Widodo. (Foto: Ist/jawapos.com)

FAJAR.CO.ID — Belakangan tersiar kabar bakal ada salah satu partai pendukung calon presiden (capres) petahana Joko Widodo (Jokowi) yang memisahkan diri dari koalisi.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono, memberikan bocoran bahwa partai tersebut identik dengan warna hijau.

Jika dilihat dari koalisi partai pendukung Jokowi saat ini, hanya ada dua partai hijau yang memiliki kedekatan dengan poros incumbent tersebut, yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Saat ditelisik lebih mendalam, Ferry mengaku, partai hijau yang pernah disebutnya diarahkan ke PPP.

“Ya, kemungkinannya begitu (Partai Hijau itu PPP),” ungkapnya di Universitas Indonesia (UI) Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (20/4).

Lebih lanjut, Ferry mengatakan bahwa Gerindra juga memiliki ketertarikan untuk menjalin koalisi dengan PPP. Bahkan jika ditelisik ke belakang, partai berlambang ka’bah ini dan Gerindra pernah menjalin kerjasama di pilpres 2014.

Di sisi lain Ferry menilai basis pemilih PPP yang mayoritasnya adalah umat islam banyak tidak setuju jika arah dukungan dijatuhkan kepada Jokowi. Hal itu terlihat dari beberapa sikap ketika berhubungan dengan umat islam dan terkesan tidak menjungjung nilai keadilan.

Ferry juga meyakini, elite PPP tahu bahwa pemilih Islam banyak yang secara politik tidak mendukung Jokowi karena beberapa sikap, di antaranya kebijakan Jokowi relatif bisa dikatakan agak merugikan umat Islam.

“Termasuk penangkapan dan intimidasi terhadap beberapa kasus-kasus, itu pasti membangun kesadaran pemilih Islam yang lain, yang belum tentu sama dengan pendapat elite,” imbuh Ferry.

Meski demikian, Ferry menegaskan bahwa akan membuka komunikasi dengan PPP agenda utamanya adalah kembali menjalin silaturahmi, karena di masa lalu PPP dan Gerindra pernah menjalin koalisi dengan baik.

“Sekali lagi, niat baik kami membuka ruang komunikasi dan dialog dengan PPP karena PPP bagaimanapun juga dulu pernah bareng dengan kita,” pungkas Ferry.

Sebelumnya, Ferry menyebutkan bakal ada ‘partai hijau’ yang bakal merapat untuk bergabung ke koalisi Prabowo Subianto. Namun, dirinya masih enggan membocorkan nama parpol yang bakal menyebrang itu.

“Ada nanti, itu rahasialah. Salah satu faktornya bisa jadi turunnya elektabilitas Pak Jokowi. Pertimbangan itu yang membuat pendukung pak Jokowi mulai lari satu persatu,” kata Ferry di Hotel Harris, Jakarta, Kamis (19/4).

Apalagi, lanjut Ferry, Survei Median yang baru merilis hasil surveinya menyebutkan elektabilitas Jokowi ada di kisaran 36 persen. “Jika terus makin turun. Saya rasa sih enggak usah disuruh semua langsung ninggalin pak Jokowi,” sambungnya.

Menurut Ferry, ketua umum dari ‘partai hijau’ itu pun dinilai telah melakukan pertemuan beberapa kali dengan partai Gerindra. Meski begitu, dirinya pun masih membuka peluang parpol lain untuk bergabung di koalisi Prabowo itu. (sat/JPC)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *