Indonesia Sumbang Beras 1000 Ton ke Pengungsi Suriah, Mentan Bangga

Sabtu, 21 April 2018 - 12:43 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-  Menteri Pertanian RI, Andi Amaran Sulaiman mengaku bangga, Indonesia bisa menyumbang beras terbaik untuk pengungsi di Suriah melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT).

“Saya senang dan bangga dengan kerja sosial dan kemanusiaan yang dilakukan ACT ini ” ujar Amran dalam sambutannya yang disampaikan oleh SAM Bidang Investasi & Perdagangan Luar Negeri, Mat Syukur Sabtu (21/4).

Kapal kemanusiaan Suriah memuat 1000 ton beras bantuan untuk pengungsi Suriah resmi diberangkatkan dari Pelabuhan Belawan – Medan menuju Pelabuhan Iskanderun -Turki pada Sabtu (21/4/2018) hari ini.

Amran mengatakan, kapal kemanusiaan tidak hanya berupaya untuk menyediakan pangan bagi para pengungsi Suriah, namun keberadaan program tersebut juga menunjukkan bahwa beras Indonesia telah diterima oleh bangsa-bangsa lain dan ini akan mensejahterakan petani Indonesia.

1000 ton beras terbaik indonesia siap diberangkatkan ke suriah. Foto Biro Humas Kementan

Sementara Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga optimis, Kementan akan terus mendorong semua program dan upaya untuk membantu kemanusiaan khususnya dalam penyediaan pangan bagi masyarakat dunia dan swasembada pangan serta peningkatan kesejahteraan petani Indonesia.

“Gerakan Kemanusiaan ACT ini sangat baik karena menolong sesama umat manusia.  Semoga dengan cara yang baik juga akan memberikan energi yang positif bagi pertanian Indonesia dan kebaikan masyarakat kita secara lebih luas,” katanya.

Kapal kemanusiaan Untuk Suriah ini merupakan kapal kemanusiaan yang kelima yang telah dikirimkan ACT dan segenap bangsa Indonesia.

Sementara Senior Vice President ACT, N Imam Akbari mengatakan, 1000 ton beras terbaik Indonesia yang dikirim untuk pengungsi Suriah merupakan beras yang dipanen sendiri dari produksi lokal oleh para petani Aceh pada musim panen raya awal Maret 2018 kemarin. Gabah berkualitas inilah yang dikemas dalam puluhan ribu karung beras yang selanjutnya dikemas dalam 40 kontainer.

“Bantuan ini juga menunjukkan semangat gotong royong dan solidaritas rakyat Indonesia terhadap sesamanya dan ini juga menunjukkan bahwa bangsa Indonesia telah swasembada beras dan bergerak menuju lumbung pangan dunia” kata Imam.

Pengiriman 1000 ton beras bantuan kemanusiaan ini merupakan respon krisis kemanusiaan yang melanda pengungsi Suriah sampai saat ini yang mengakibatkan sulitnya pemenuhan kebutuhan pokok utamanya kebutuhan pangan.

“Konflik Suriah masih menjadi masalah kemanusiaan terbesar hingga detik ini, yang melumpuhkan sendi-sendi kehidupan masyarakat khususnya krisis pangan, dan hari ini beras terbaik Indonesia dikirimkan untuk Suriah melalui Turki,” sambung Imam.

Sebelumnya kapal bantuan kemanusiaan ini telah menyambangi sejumlah negara yang terpapar krisis kemanusiaan seperti Somalia, Bangladesh (Rohingya) dan Palestina.  Kapal kemanusiaan ini juga memberikan bantuan 100 ton beras untuk saudara kita di Kabupaten Asmat, Papua yang terkena bencana gizi buruk.

(**)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.