Masinton Pasaribu: Pak Jokowi Sudah Capres, yang Lain Masih Copras

Sabtu, 21 April 2018 - 16:28 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sejumlah nama mulai bermunculan jelang Pilpres 2019. Namun menurut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu, hanya ada satu nama yang saat ini layak disebut calon presiden (capres), yaitu Joko Widodo (Jokowi).

Pasalnya, hingga detik ini, baru Jokowi yang memenuhi persyaratan ambang batas pencalonan presiden (Presidential Threshold). Didukung lima partai pengusung yakni PDIP, Partai Golkar, Partai Nasdem, Parti Hanura, serta PPP, Jokowi memenuhi Presidential Threshold, 20 persen kursi parlemen dan 25 persen perolehan suara sah nasional.

“Sampai saat ini capres yang memenuhi syarat baru satu, Pak Jokowi. Lainnya masih copras. Bahkan yang kampanye ingin ganti presiden, presidennya (yang mau diusung) nggak ada,” kata Masinton dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (21/4).

Di sisi lain, lanjut Masinto, selain memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden, Jokowi juga mendapatkan banyak respons positif dari masyarakat, terutama dari luar Pulau Jawa. Lumrah, kata Masinton, publik sangat puas dengan pemerataan pembangunan infrastruktur di rezim Jokowi ini.

Masyarakat merasakan dengan infrastruktur yang baik, daya saing mereka meningkat. Mobilitas ke wilayah lain pun menjadi lebih cepat. Sementara itu, dalam kesempatan sama, Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menegaskan Prabowo pun sudah layak disebut capres.

Prabowo sudah menyatakan secara resmi menerima mandat dari partai untuk maju di Pilpres 2019. Hal itu disampaikan mantan Danjen Kopassus itu saat Rakornas Partai Gerindra, di Hambalang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

“Ini lebih dari sebuah deklarasi. Deklarasi itu ceremony. Ini lebih dari ijab kabul. ini sudah akad-nikah. Selesai,” katanya.

Dengan seluruh jiwa dan raga, Riza menegaskan sang ketua umum siap untuk nyapres lagi. Mengenai Presidential Threshold, Riza meminta Masindot untuk tidak perlu khawatir.
Partai Gerindra berada di peringkat ketiga perolehan suara Pemilu 2014 lalu. Sehingga, hanya dibutuhkan satu partai lagi, dan Prabowo bakal mengantongi tiket untuk melenggang ke kontestasi Pilpres 2019.

“Tidak usah banyak-banyak seperti Pak Jokowi yang petugas partai. Gerindra cukup dengan PKS, bisa. PAN, bisa. Demokrat, bisa,” pungkasnya. (Fajar/JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *