Diejek Sejak Kecil, Pak “Kentut” Berjuang Mengganti Nama di Pengadilan


Karena tak enak hati dan dan tak tega melihat kesedihan anaknya, Kentut pun berjanji akan segera mengganti namanya.”Iya. Ini mau segera diganti,” tuturnya menirukan perkataan kepada anaknya kala itu.Sebenarnya menurutnya, sejak usia enam tahun dirinya memang berniat mengganti nama yang diberikan orang tuanya. Ini karena namanya dinilai aneh dan hanya akan menjadi ejekan orang banyak. Namun, karena orang tua tidak mengetahui arti perihal nama yang diberikan kepadanya, dia pun batal mengganti namanya.”Orang tua kan dulu petani di kampung, jadi pergaulan dari pengetahuan juga kurang, mungkin belum tau (arti nama kentut),” tuturnya.Sementara itu, karena tak jadi ganti nama, maka sejak itu dia tetap mendaftarkan kelengkapan administrasi apapun atas nama Kentut.”Iya kan udah masuk KK (Kartu Keluarga), terus keterbatasan orang tua karena tinggal di kampung, jadi nggak paham urus-urus gitu. Semenjak di Jakarta baru paham bisa ganti nama,” urainya.Ternyata, hal itu justru berbuah derita baginya. Semasa sekolah dulu, namanya yang aneh kerap jadi bahan ejekan teman-temannya. Tak kuat menanggung derita, dia pun memutuskan mengganti namanya menjadi Ihsan Hadi saat berkenalan, kendati di KTP dan KK masih jelas tertulis ‘Kentut’.Kentut menuturkan, pemberian nama aneh yang dilakukan orang tuanya, sebelumnya juga sempat akan dilakukan orang tuanya lagi sekitar 12 tahun silam. Kata Kentut, kala usianya 16 tahun, ayahnya berniat memberi nama aneh kepada adiknya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...