Entaskan Kemiskinan Petani, Kementerian Pertanian Canangkan Program “Bekerja”

Senin, 23 April 2018 16:46

Pendapatan rata-rata per rumah tangga di desa Cikencana saat ini adalah sebesar Rp 1.419.900/rumah tangga/bulan atau Rp 348.015/kapita/bulan, lebih rendah dari garis kemiskinan BPS per September 2017 sebesar Rp 370.910/kapita/bulan. Diharapkan dalam tiga bulan ke depan rata-rata pendapatan akan naik naik 5.8 % menjadi Rp 1.502.513/rumah tangga/bulan. Sehingga pada 6 bulan hingga 12 bulan ke depan, rata-rata pendapatan meningkat lagi hingga 283,7% menjadi Rp 4.101.513/rumah tangga/bulan.Dengan Program Bekerja ini, Kementan melalui Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan mengintensifkan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dengan memberikan ternak. Dari 60 rumah tangga penerima bantuan, 40 rumah tangga mendapatkan Ayam sebanyak 50 ekor per rumah tangga, sementara 20 rumah tangga lainnya mendapatkan bantuan berupa domba dan kambing.Kementan melalui Ditjen Holtikultura memberikan bantuan berupa 100 batang bibit jeruk, 106 batang bibit durian, 60 batang bibit papaya, 250 pot sayuran dalam polybag, 1 kg (untuk 5 ha) benih cabai besar dan cabai rawit, 0,75 kg (untuk 1 ha) mentimun, 4 kg (untuk 0,75 ha) bayam, dan benih cabai 8 tray dan 200 polybag. Bantuan juga meliputi 4 ha kawasan cabai berupa benih, pupuk, mulsa, cultivator 1 ha, dan handspraye 1 buah, serta kawasan pisang untuk 1 ha. Total bantuan mencapai Rp 171,3 juta.Melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan juga mefasilitasi kegiatan Pekarangan Pangan Berkelanjutan (PBB) senilai Rp 100 juta dalam bentuk bantuan yang sebagian sudah terealisasi, meliputi 1 unit Kebun Bibit Desa (KBD) lengkap dengan fasilitas semai, bibit dan pengairan sederhana; lalu demplot pertanaman, kandang ternak dan bibit ayam; fasilitasi 1 unit kebun sekolah; dan fasilitasi pengembangan pekarangan untuk 130 rumah tangga.

Bagikan berita ini:
8
2
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar