Kemenpar Gelar Famtrip Dukung Direct Flight Mumbai Denpasar

Senin, 23 April 2018 - 07:53 WIB

JAKARTA – Aksesibilitas udara poros India-Indonesia semakin terbuka. Itu setelah Garuda Indonesia membuka Direct flight India-Indonesia. Rute yang dihadirkan Mumbai-Denpasar. Dan semuanya, sudah siap start 23 April mendatang.

Kementerian Pariwisata langsung action. Media famtrip langsung dihadirkan. Famtrip tersebut digelar 24-30 April 2018. Selama 1 minggu awak media dan blogger India diundang untuk melihat dan menemukan langsung sensasi keajaiban alam dan budaya di destinasi kelas dunia di Yogyakarta dan Bali.

“Penerbangan perdana rute direct flight Mumbai-Denpasar merupakan momentum bagus dalam mempromosikan pariwisata Indonesia. Untuk itu kita gelar famtrip untuk 8 orang media dan blogger India. Mereka akan kita ajak untuk merasakan destinasi kelas dunia di Bali dan Yogyakarta,” kata Deputi Pengembangan Pemasaran I Kemenpar I Gde Pitana, Minggu (22/4).

Pitana mengatakan, famtrip kali ini akan diset untuk menciptakan pemberitaan perjalanan wisata. Semua akan digiring untuk mendapatkan angle-angle menarik yang bisa menggoda pasar India untuk berwisata ke Indonesia. Destinasi unggulan di Yogyakarta dan Bali menjadi targetnya.

Di Yogyakarta mereka akan diajak merasakan sensasi Lava Tour Merapi. Lalu mengunjungi museum Ulen Sentalu semua bakal dilahap habis. Tamu-tamu asal India tadi juga akan diajak mengunjungi Candi Prambanan serta menyaksikan pagelaran Tari Ramayana. Yang suka belanja, akan didrive ke Mirota Batik serta Batik Winotosastro. Candi Borobudur juga tak luput untuk disambangi. Apalagi Borobudur merupakan candi Budha terbesar di dunia dan sudah banyak dikunjungi tokoh dunia.

Begitu juga di Bali. Mereka akan diajak untuk mengeksplor Pura Taman Ayu. Mereka juga akan diajak melihat indahnya sunset di Tanah Lot serta Uluwatu. Tidak lupa merasakan halusnya pasir putih di Pantai Pandawa. Tari Kecak yang fenomenal pun akan menjadi menu yang harus dikunjungi.

“Kami akan ajak ke destinasi yang fenomenal serta menarik. Kami juga akan mengajak mereka merasakan kuliner Indonesia. Ketika sudah merasakan, mereka bisa menceritakan dan menulis serta membuat tulisan feature dengan lebih gamblang ke publik India,” ujar Pitana.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, famtrip ini merupakan cara efektif meningkatkan kunjungan wisatawan India. Selain itu juga tidak terlepas dari kebijakan-kebijakan dan konektivitas yang kian baik. “Termasuk pemberlakuan bebas visa (free visa) dan penguatan konektifitas penerbangan yang telah dilakukan. Seperti halnya direct flight dari Mumbai ke Denpasar yang dilakukan Garuda Indonesia,” ujar Menpar Arief.

Selain itu, Arief Yahya juga mengategorikan famtrip itu sebagai selling. Dalam framework BAS. Branding, advertising, selling menjadi salah satu rumus strategi promosi Kemenpar. “Famtrip, mendatangkan endorser pariwisata, pelaku bisnis pariwisata, media, itu penting untuk serangan udara, efektif mempengaruhi opini publik traveler. Itu sebabnya kita mengundang media besar India dan blogger berpengaruh untuk menulis dahsyatnya Wonderful Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya.  (*)
Direct Flight Mumbai – Denpasar Perkuat Akses Pariwisata Indonesia

MUMBAI – Sejarah Baru ditorehkan maskapai Garuda Indonesia. Sebab, Senin (23/4), maskapai nasional ini resmi membuka rute penerbangan langsung Mumbai – Denpasar.

Inaugural Flight tersebut diikuti Menteri Pariwisata Arief Yahya. Beliau didampingi Staf Khusus Menteri Bidang Infrastruktur Pariwisata Judi Rifajantoro, Staf Khusus Menteri bidang Teknologi Informasi Samsriyono Nugroho, serta Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi Don Kardono.

“Terimakasih Garuda Indonesia yang telah membuka penerbangan langsung Mumbai-Denpasar. Ini merupkan direct flight pertama India ke Indonesia yang sudah ditunggu selama 3 tahun,” kata Menpar Arief Yahya dalam sambutannya di Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji, Mumbai India.

Menteri asal Banyuwangi itu mengatakan, langkah Garuda Indonesia ini sangat tepat. Potensi bisnis pasar India sangat menjanjikan. Secara nasional, wisatawan Negeri Bollywood ini tumbuh fantastis 28,8%.

Sepanjang 2017, jumlahnya mencapai 485.314 wisatawan. Angka itu naik 108.512 wisatawan dari 2016. Dari jumlah itu, sebanyak 265.336 wisatawan atau 54,7% memilih Pulau Bali sebagai destinasi favoritnya.

Angka tersebut menempatkan India di posisi kedua angka pertumbuhan tertinggi wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Kunjungan wisatawan asal India sebesar 30%, atau di bawah wisman asal China sebesar 40%. Secara size/volume, wisman asal India diperkirakan segera akan menyalip jumlah wisman asal Jepang dan Korea.

“Oleh karena itu India saat ini menjadi fokus pasar utama wisman selain China dan Eropa. Selain itu, kemampuan spending wisatawan India pun menjanjikan. Mereka rata-rata mengeluarkan bujet hingga USD904. Hanya terpaut USD115 dari wisatawan Tiongkok,” ujarnya

Menpar menjelaskan, rute ini dipastikan akan meningkatkan trafik kunjungan wisatawan India ke Indonesia. Apa lagi selama ini masih dilayani dengan rute transit. Menpar pun berharap rute ini menjadi trigger dibukanya rute-rute dari kota lainnya di India ke destinasi lainnya di Indonesia.

“Selama ini belum ada rute penerbangan langsung dari India ke Indonesia. Saya harap rute baru ini akan dilanjutkan dengan rute-rute dari kota lainnya di India, seperti Delhi, Kalkuta, Bangalore, Chenai ke destinasi lainnya di Indonesia, seperti Jakarta dan Medan,” pungkas Menpar.

Rute penerbangan Mumbai – Denpasar nantinya akan dilayani 2 kali seminggu pada tahap pertama. Flight tahap pertama dilakukan Senin (23/4) sampai Senin (28/5). Selama periode ini, flight dilaksanakan Senin dan Kamis.

Lalu, Garuda menambah 1 flight pada rentang Senin (28/5) hingga Sabtu
(27/10). Pada priode kedua ini flight dilayani 3 kali seminggu. Jadwalnya pada hari Senin, Kamis dan Sabtu.

Setiap harinya penerbangan dari Bali dilakukan pukul 15.40 WITA. Lalu,
penerbangan dari Mumbai pukul 21.50 waktu setempat. Untuk memberi pelayanan prima, Garuda akan mengoperasikan armada modern Airbus A330-200 Aircraft.

Wisatawan bisa memilih 2 kelas, yaitu bisnis dan ekonomi. Untuk kelas bisnis tersedia 36 flat bed seats, lalu ekonomi tersedia 186 kursi dengan lay out 2-4-2.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.