Menpar Arief Yahya: Terima Kasih, Garuda Buka Direct Flight Mumbai-Denpasar


Jalur udara India-Indonesia sebenarnya telah dilayani Desember 2016. Atau ketika ketika Garuda Indonesia membuka rute Mumbai-Jakarta. Namun, rute ini tidak melayani penerbangan langsung. Wisatawan harus transit terlebih dahulu di Bangkok, Thailand.“Meski demikian, kami sangat bangga. Karena, hari ini menandai awal baru hubungan India-Indonesia. Yaitu dengan pembukaan rute Mumbai-Bali. Garuda akan menggunakan badan lebar Airbus A330. Saya berterima kasih kepada Garuda atas usaha besar mereka yang kami harap dapat membawa lebih banyak orang India untuk mengenal Indonesia lebih khususnya Bali dan sebaliknya,” paparnya.Pembukaan direct flight ini membuat Menteri Pariwisata optimistis target kunjungan 700.000 wisatawan asal India bisa terealisasi.“Untuk 2018, saya telah menetapkan target setidaknya 700.000 kunjungan wisatawan India. Ini adalah target besar. Sebab, tahun 2017 kita menerima sekitar 485.000 pengunjung India. Namun kami sangat optimis untuk mencapai target ini,” katanya.Rasa optimis Menteri Pariwisata tidak berlebihan. Karena, pasar India mencapai pertumbuhan 30% dibandingkan dengan 2016, tertinggi kedua setelah China. Dan pada tahun 2018, divalidasi bahwa India telah melampaui pengunjung Korea dan Jepang ke Indonesia, dengan total 87.000 pengunjung India dibandingkan dengan 74.000 untuk Jepang dan 63.000 untuk Korea.“Kegiatan Networking Lunch, serta Upacara Inaugural yang kami hadiri ini, adalah bukti komitmen kami untuk mendukung maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Kami juga akan bergabung bersama dalam kerja sama dengan Garuda Indonesia untuk melakukan perjalanan sosialisasi ke Bali, Solo dan Yogyakarta untuk beberapa media India,” tuturnya.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar