Sajikan Atraksi Menarik, 100.000 Wisatawan Jadi Target Halo Sultra 2018

Senin, 23 April 2018 - 16:32 WIB

KENDARI – Target tinggi diberikan untuk pelaksanaan Halo Sultra 2018,Sulawesi Tenggara. Sebanyak 100.000 wisatawan dibidik selama penyelenggaraan. Yaitu  23-27 April. Lokasinya di Kawasan Tugu Religi Alun-Alun Kota Kendari. Sejumlah event menarik pun disiapkan.

“Kami mendapatkan kabar dari panitia bahwa Halo Sultra memiliki target kunjungan wisatawan sebanyak 100.000 orang. Panitia yakin bisa memenuhinya karena banyak event menarik yang sudah disiapkan dari pembukaan hingga penutupan,”ujar Deputi Pemasaran I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) I Gde Pitana diamini Asisten Deputi Pemasaran I Regional 3 Ricky Fauzi.

Tingginya target kunjungan wisatawan ini, berkaca pada suksesnya pelaksanaan tahun 2017 lalu. Saat itu, ribuan wisatawan selalu memadati kawasan Tugu Religi Sultra. Bahkan sejak pembukaan. Pada pembukaan tahun 2018 pun sangat semarak dan semua wisatawan tumplek blek. Sangat tepat Kemenpar mendukung acara yang masuk ke dalam Calender of Event (CoE) 2018 tersebut.

Dalam acara Halo Sultra kali ini wisatawan diajak menikmati parade budaya. Seperti Rambi Takawa, tarian dari Buton Selatan, hingga Tari Kreasi Baru Kangkeni Akono Adhati. Selain itu, ada tujuh kelompok besar event yang disiapkan. Dengan komposisi tersebut, diyakini bisa mendatangkan wisatawan dalam jumlah banyak lagi.

“Halo Sultra lebih menarik dan meriah. Semua pihak harus terus menjaga kepercayaan pemerintah maupun wisatawan dengan menjaga akses, amenitas dan atraksi di event ini. Dari tahun ke tahun harus terus meningkat.

Kami juga yakin dengan komposisi yang menarik dan berkualitas maka jumlah wisatawan juga akan lebih banyak lagi datang ke Halo Sultra,”tambah Ricky.

Sekadar informasi, event yang disiapkan diantaranya Sultra Tenun Karnaval, Gelar Seni Budaya, juga Festival Kuliner. Ada juga Pemilihan Putra Putri Pariwisata, Pameran Pembangunan, Forum Bisnis, hingga Lomba Fotografi Internasional. Terkait Lomba Fotografi Internasional, saat ini sedikitnya ada 12 negara yang memastikan keikutsertaannya.

Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara Syahrudin Nurdin mengucapkan terima kasih kepada Kemenpar yang telah ikut serta mendukung perhelatan Halo Sultra. Kata Syahrudin, sepanjang hari pihaknya akan memanjakan wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara agar happy.

Selain lomba foto, Gelar Seni Budaya juga akan digelar sepanjang malam. Komposisinya akan berbeda setiap malam. Para pengisi Gelar Seni Budaya ini berasal dari seluruh daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara. Mereka akan menunjukan potensi dan kekuatan pariwisata daerahnya masing-masing.

“Jadi nantinya setelah opening ceremony, akan dilanjutkan dengan beragam pameran pembangunan. Untuk malam seni dan budaya nantinya ada artis ibu kota yang akan memberikan penampilan terbaiknya. Artis-artis ini memang khusus menghibur para wisatawan yang ada di sini,” tuturnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan bahwa Halo Sultra 2018 membidik pasar wisatawan mancanegara. Branding besar pun dilakukan di ASEAN. Beberapa negara Asia juga masuk bidikan utama seperti Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, juga India.

“Dengan potensi yang dimilikinya, Target besar jumlah wisatawan memang layak diberikan kepada Halo Sultra. Secara konsep, mereka harus terus berinovasi dan tampil lebih segar,”jelasnya. Menpar juga mengungkapkan, target besar wisatawan dan menariknya event yang disiapkan harus diikuti dengan branding.

“Promosi ini juga harus mengoptimalkan peran media dan sosial media. Sebab, mayoritas wisatawan juga aktif di media sosial. Kalau urusan aspek atraksi, aksesibilitas, dan amenitas di Kendari sudah sangat bagus,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *